Penyebab Banjir di Bendosari Sukoharjo, Saluran Air Tak Mampu Tampung Debit yang Meningkat Drastis
Ryantono Puji Santoso February 20, 2026 05:29 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Kawasan Bendosari, Sukoharjo, terdampak banjir pada Kamis (19/2/2026).

Sebelum banjir ini, hujan diketahui mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari hingga petang.

Dampaknya langsung dirasakan warga.

Air naik hingga mencapai lutut orang dewasa dan masuk ke dalam rumah warga.

Baca juga: Gubug Grobogan Banjir Akibat Tanggul Jebol, PLN Peduli Hadir Berikan Bantuan Ringankan Beban Warga

Ketinggian air dilaporkan berkisar antara 20 hingga 50 sentimeter.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo, Ariyanto Mulyatmojo, mengatakan saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut, saluran air tidak mampu menampung debit yang meningkat drastis.

“Masuk rumah. Sekitar 20 sentimeter sampai 50 sentimeter. Dari jam setengah dua siang itu memang intensitas hujan tinggi sampai sore,” ujarnya, Jumat (19/2/2026).

Menurutnya, selain faktor curah hujan yang tinggi, kondisi drainase maupun saluran irigasi yang tidak optimal juga menjadi penyebab meluapnya air.

KENA BANJIR - Warga Bendosari Sukoharjo melakukan pembersihan rumah dan penjemuran kasur pasca banjir, Jumat (20/2/2026). Air meluap ke permukiman warga dengan ketinggian mencapai 20 hingga 50 sentimeter.
KENA BANJIR - Warga Bendosari Sukoharjo melakukan pembersihan rumah dan penjemuran kasur pasca banjir, Jumat (20/2/2026). Air meluap ke permukiman warga dengan ketinggian mencapai 20 hingga 50 sentimeter. (TribunSolo.com/Anang Maruf Bagus Yuniar)

Sedimentasi dan Tumpukan Sampah

Diduga terjadi sedimentasi serta adanya tumpukan sampah yang menghambat aliran air.

“Itu disebabkan mungkin karena sedimentasi dan juga sampah, itu yang terjadi,” terangnya.

Adapun wilayah yang terdampak hujan deras tersebut meliputi Gayam, Jombor, Sidorejo dan Jetis.

Petugas BPBD bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan serta memastikan kondisi warga tetap aman pasca genangan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.