TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Satu unit bangunan di Jalan Pertempuran, Kelurahan Pulo Brayan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan ludes dilalap api, Jumat (20/2/2026).
Diketahui, bangunan yang terletak di bagian belakang jajaran Rumah Toko (Ruko) ini merupakan gudang penyimpanan barang-barang toko bangunan.
Berdasarkan keterangan Kepala Seksi Damkar Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan Rusli, pihaknya pertama kali mendapatkan informasi kebakaran ini sekira pukul 14.30 WIB siang tadi. Dikatakannya, adapun bangunan yang mengalami kebakaran ini merupakan gudang penyimpanan tiner dan sejumlah bahan lainnya yang dijual di toko bangunan yang ada di depannya.
"Tadi kami terima informasi kebakaran ini sekitar pukul 14.30 WIB. Ini yang terbakar gudang penyimpanan, toko bangunannya di depannya," ujar Rusli.
Amatan www.tribun-medan.com, di lokasi tampak sejumlah personel pemadam kebakaran sudah bersiaga di lokasi memadamkan bangunan yang terbakar. Tampak di bagian dalam bangunan tersebut, terlihat dipenuhi sejumlah barang seperti lem, thiner, cat, dan sejumlah perkakas lainnya yang biasa dijual di toko bangunan.
Akibat isi dari gudang yang mudah terbakar, sehingga membuat api dengan cepat membesar dan menghanguskan bagian dalam bangunan. Meskipun begitu, dijelaskan Rusli dalam proses pemadaman pihaknya tidak menemui adanya kendala karena area pemadaman yang cukup luas.
"Untuk pemadaman tidak ada kendala, namun tadi saat di perjalanan saja kita ada sedikit kendala karena di jam sibuk kerja," katanya.
Dijelaskan Rusli, akibat dari kebakaran ini kondisi bangunan gudang penyimpanan toko bangunan ini seluruhnya ludes dilalap si jago merah. Namun, sejauh ini dikatakannya akibat peristiwa nahas ini tidak menimbulkan adanya korban jiwa.
"Kondisi terkini alhamdulillah hanya bagian bangunan gudangnya saja yang terbakar, untuk depan aman terkendali," katanya.
Ketika ditanya perihal dugaan penyebab kebakaran, dirinya menjelaskan berdasarkan keterangan dari pemilik toko bangunan, sebelum terjadinya kebakaran ada yang sedang melakukan aktivitas pengelasan. Sehingga diduga api dari pengelasan tadi, menyebabkan adanya percikan api yang menyambar ke sejumlah bahan yang mudah terbakar.
"Kita dapat informasi tadi ada aktivitas pengelasan, mungkin karena ada percikan menyambar ke thiner dan cat yang mudah terbakar," ungkapnya.
Sejauh ini, akibat dari peristiwa kebakaran ini menimbulkan kerugian materil diperkirakan sebesar 50 juta rupiah. Dalam proses pemadaman tadi, tim Damkar mengerahkan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan sebanyak tiga unit dan dua unit dari UPT KIM.
(mns/tribun-medan.com)