Setahun Pimpin Jakarta, Pramono-Rano Akui Banjir Masih Jadi Pekerjaan Rumah
Dwi Rizki February 20, 2026 08:32 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Genap satu tahun pasangan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memimpin Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 

Momentum tersebut ditandai melalui acara bertajuk Satu Tahun Membangun Jakarta dari Bawah yang digelar di Taman Ayodia, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat (20/2/2026).

Dalam refleksi satu tahun kepemimpinan yang dikenal dengan sebutan Pram-Doel itu, keduanya memaparkan sejumlah capaian pembangunan sekaligus mengakui masih banyak persoalan besar ibu kota yang belum terselesaikan.

Rano Karno mengatakan, satu tahun pertama pemerintahan mereka lebih difokuskan pada program percepatan atau quick win program.

“Enggak berasa ya sudah satu tahun. Kayaknya kita belum mulai apa-apa ini. Kita baru mengerjakan yang kita bilang Quick Win Program. Dari 40 program, alhamdulillah sekitar 97 persen sudah selesai,” ujar Rano.

Baca juga: Banjir di Kebon Pala Semakin Tinggi, Pramono Ungkap Air Kiriman dari Hulu Pemicunya

Ia menyebut masih ada tiga program yang belum rampung karena membutuhkan waktu pengerjaan lebih panjang.

Menurut Rano, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memetakan tiga persoalan utama yang menjadi fokus kerja pada tahun kedua kepemimpinan mereka, yakni banjir, kemacetan, dan kemiskinan.

Untuk penanganan banjir, Pemprov DKI mulai melakukan normalisasi sungai, termasuk pembebasan lahan di sejumlah titik sepanjang Sungai Ciliwung. 

Ia berharap masyarakat yang terdampak dapat bekerja sama agar program pengendalian banjir berjalan optimal.

“Kalau kita enggak bisa kerja sama, sulit bagi kita menyelesaikan masalah banjir di Jakarta,” katanya.

Sementara untuk kemacetan, pemerintah berencana menambah armada dan jalur transportasi publik dengan memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah penyangga Jakarta.

Adapun terkait kemiskinan, Rano menegaskan berbagai program subsidi tetap dilanjutkan, termasuk kebijakan transportasi gratis bagi 15 golongan masyarakat tertentu yang sepenuhnya dibiayai melalui APBD.

Klaim Perbaikan Ekonomi

Dalam kesempatan yang sama, Pramono Anung memaparkan sejumlah indikator makro yang menurutnya menunjukkan perbaikan selama satu tahun kepemimpinan mereka.

Ia menyebut peringkat Global City Jakarta meningkat dari posisi 74 menjadi 71 dalam waktu 10 bulan. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Jakarta mencapai 5,21 persen, melampaui pertumbuhan nasional sebesar 5,11 persen.

Pada kuartal IV tahun lalu, pertumbuhan ekonomi Jakarta bahkan mencapai 5,71 persen.

“Ini hasil kerja keras kita bersama,” kata Pramono.

Ia juga menyoroti perbaikan indikator ketimpangan sosial seperti gini rasio, tingkat kemiskinan, serta kesempatan kerja yang diklaim mulai menunjukkan tren positif.

Pramono menegaskan sejumlah program bantuan sosial tidak akan dikurangi, terutama Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

Sebanyak 707.513 siswa menerima KJP dengan total anggaran sekitar Rp1,6 triliun, sementara KJMU diberikan kepada 16.920 mahasiswa. Total anggaran kedua program tersebut mencapai hampir Rp2 triliun.

Selain itu, bantuan sosial lain seperti Kartu Lansia, Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta, dan Kartu Anak Jakarta tetap disalurkan kepada sekitar 213 ribu penerima manfaat.

Pemprov DKI juga memberikan akses gratis ke sejumlah destinasi wisata seperti Ancol, Kebun Binatang Ragunan, dan Monumen Nasional bagi penerima KJP dan KJMU.

“Kami ingin anak-anak Jakarta merasakan kotanya sendiri,” ujar Pramono.

Di sektor transportasi, Pemprov DKI membuka sejumlah rute Trans Jabodetabek yang menghubungkan wilayah penyangga dengan Jakarta, seperti Alam Sutera–Blok M, Bogor–Blok M, hingga Sawangan–Lebak Bulus. Dalam waktu dekat, rute Blok M menuju Bandara Soekarno-Hatta juga akan dibuka dengan tarif Rp3.500.

Pramono mengklaim infrastruktur transportasi Jakarta kini menempati peringkat ke-17 dunia dan menjadi salah satu yang terbaik di kawasan ASEAN.

Selain itu, pembangunan infrastruktur pendukung mobilitas juga dilakukan, termasuk pelican crossing di kawasan Cikini serta pembongkaran struktur monorel mangkrak di kawasan Kuningan.

Penguatan Layanan Kesehatan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memperkuat sektor kesehatan dengan menambah fasilitas layanan. Saat ini Jakarta memiliki 31 rumah sakit, 44 puskesmas kecamatan, dan 292 puskesmas pembantu di tingkat kelurahan.

Pemprov berencana membangun dua rumah sakit baru, yakni di Cakung dan di lahan Sumber Waras yang selama lebih dari satu dekade belum terealisasi pembangunannya.

Selain itu, keberadaan 584 petugas “Pasukan Putih” yang melayani warga secara langsung disebut mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat.

Selama satu tahun terakhir, Pemprov DKI mengklaim telah membangun 21 ruang terbuka hijau (RTH) baru. Salah satunya taman seluas 5,6 hektare yang dilengkapi jogging track sepanjang 1,2 kilometer.

Pramono juga menegaskan komitmen menyelesaikan proyek-proyek lama yang belum rampung, termasuk penataan kembali kawasan Taman Ismail Marzuki serta pembangunan jembatan penghubung antara Jakarta International Stadium dan kawasan Ancol.

Pada hari yang sama, Pemprov juga melakukan groundbreaking revitalisasi Taman Semanggi dengan nilai investasi Rp134 miliar yang berasal dari kerja sama swasta tanpa menggunakan APBD.

Di bidang sosial dan budaya, Pramono menilai suasana keberagaman di Jakarta semakin kondusif. Pemerintah menggelar berbagai kegiatan lintas budaya dan agama, mulai dari Jakarta Berselawat, perayaan Imlek, hingga Christmas Carol kolosal di Bundaran HI.

Menurutnya, harmoni sosial menjadi modal penting bagi Jakarta sebagai kota global.

Menutup refleksi satu tahun kepemimpinan, Pramono dan Rano sama-sama menegaskan bahwa perubahan Jakarta tidak dapat dilakukan secara instan.

Mereka meminta masyarakat memberi waktu untuk menjalankan program secara bertahap dalam periode kepemimpinan lima tahun.

“Kami mohon maaf kepada warga Jakarta karena tidak bisa cepat seperti membalikkan telapak tangan untuk memperbaiki Jakarta yang begitu luas,” ujar Rano. (m27)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.