Pengakuan Bocah di Sukabumi sebelum Tewas dengan Penuh Luka Bakar seusai Dianiaya Ibu Tirinya
Januar Imani Ramadhan February 21, 2026 12:42 PM

- Kematian tak wajar seorang bocah berusia 12 tahun berinisial NS menggegerkan warga Desa Bojongsari, Jampangkulon, Sukabumi.

Kondisi NS sangat mengenaskan saat dilarikan ke instalasi gawat darurat rumah sakit setempat.

Korban dilaporkan mengalami penderitaan tidak hanya pada bagian fisik luar, namun juga pada organ dalam tubuhnya.

Beberapa waktu setelah mendapat penanganan medis intensif, NS akhirnya menghembuskan napas terakhir pada Kamis (20/2).

Sebelum meninggal dunia, korban sempat menyampaikan pengakuan mengejutkan kepada ayahnya.

NS mengaku dirinya disuruh meminum air panas oleh ibu tirinya.

Di tengah dugaan penganiayaan yang viral di media sosial, sejumlah fakta janggal pun mencuat dan kini tengah didalami tim forensik serta kepolisian.

Ayah korban, Anwar Satibi, mengaku meninggalkan anaknya dalam kondisi sehat saat berangkat bekerja.

Namun dua hari kemudian, sang istri menghubunginya dan mengabarkan bahwa NS mengalami demam tinggi hingga berbicara tidak jelas.

Saat tiba di rumah, Anwar mendapati kondisi kulit anaknya sudah melepuh, yang menurut keterangan istrinya disebabkan oleh panas demam.

Penjelasan tersebut dinilai tidak lazim secara medis untuk menjelaskan luka melepuh seperti luka bakar.

Tak lama setelah menyampaikan pengakuan bahwa dirinya disuruh minum air panas, kondisi NS terus memburuk hingga akhirnya meninggal dunia di ruang perawatan intensif.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.