Buka Puasa di Trenggalek? Wajib Coba Tahu Lontong Ngantru yang Legendaris
Cak Sur February 21, 2026 07:32 PM

 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK - Berbuka puasa menjadi momen yang paling ditunggu umat Islam, setelah menahan lapar dan dahaga sehari penuh. Bagi warga Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), salah satu destinasi kuliner yang pantang dilewatkan adalah Tahu Lontong Ngantru, atau dikenal sebagai Tahu Lontong Pak Kedek.

Berlokasi strategis di simpang empat Jalan Wachid Hasyim, Kelurahan Ngantru, Kecamatan Trenggalek, warung sederhana ini tak pernah sepi pengunjung. Lokasinya yang hanya berjarak 100 meter di sebelah barat Alun-alun Trenggalek membuatnya mudah dijangkau.

Tangan Hariadi, sang pemilik yang akrab disapa Pak Kedek, tampak cekatan meracik pesanan. Mulai dari memotong lontong, mengulek sambal kacang segar, hingga menggoreng telur dadar, semua dilakukannya dengan ritme cepat demi melayani antrean pembeli yang mengular jelang waktu berbuka.

Menu dan Harga Terjangkau

Meski menjadi langganan para pejabat, mulai dari Bupati hingga Kapolres Trenggalek, harga yang ditawarkan Pak Kedek sangat merakyat. 

Cita rasa gurih dari bumbu kacang yang menyelimuti tahu, tauge, kacang goreng dan irisan seledri menjadi daya tarik utama.

Berikut rincian harga dan varian menu yang bisa dipilih:

  • Tahu Lontong Biasa (Tanpa Telur): Rp 11.000 per porsi.
  • Tahu Lontong Telur: Rp 13.000 per porsi.
  • Pilihan Karbohidrat: Bisa memilih menggunakan lontong atau nasi.
  • Tingkat Kepedasan: Bisa disesuaikan (Tanpa cabai, sedang atau pedas).

"Kalau tidak pakai telur Rp 11 ribu, kalau pakai telur Rp 13 ribu," ujar Hariadi kepada SURYA.co.id, Sabtu (21/2/2026).

Selama bulan Ramadan, warung ini menyesuaikan jam operasionalnya untuk melayani warga yang ingin berbuka puasa hingga sahur dini hari.

"Kalau untuk Bulan Ramadan bukanya tetap seperti hari biasa, jam 4 sore (16.00 WIB) sampai jam 1 malam (01.00 WIB)," tambahnya.

Uniknya, meski ratusan porsi terjual setiap harinya, Hariadi menjamin stok tahu lontongnya selalu tersedia hingga jam tutup warung. 

"Tidak ada habisnya, pokoknya sekitar jam 1 ya tutup," pungkasnya.

Tahu Lontong Ngantru Legendaris Sejak 1979

Popularitas Tahu Lontong Ngantru tidak terjadi dalam semalam. Berdasarkan penelusuran data kuliner lokal, warung di perempatan Ngantru ini memiliki sejarah panjang dan dianggap sebagai salah satu kuliner "legend" di Trenggalek.

Warung ini diketahui telah eksis sejak tahun 1979 yang dirintis oleh generasi sebelumnya (orang tua Hariadi/Ibu Tuminen). Pengelolaannya pun unik, karena dibagi menjadi dua sift. 

Sift pagi hingga sore biasanya dikelola oleh sang kakak, sementara Hariadi (Pak Kedek) memegang kendali operasional mulai sore hingga malam hari. Inilah mengapa warung ini seolah tak pernah tidur melayani pelanggan.

Ciri khas utama yang membedakan Tahu Lontong Ngantru dengan Tahu Tek Surabaya terletak pada bumbunya. Jika Tahu Tek dominan dengan rasa petis yang pekat, Tahu Lontong khas Trenggalek ini lebih menonjolkan kesegaran bumbu kacang yang diulek dadakan dengan keseimbangan rasa manis gurih dari kecap lokal, serta taburan seledri yang melimpah.

Bagi Anda yang berencana menjadikan Tahu Lontong Pak Kedek sebagai menu berbuka puasa, perhatikan tips berikut:

  • Hindari Jam Kritis: Jangan datang terlalu mepet dengan waktu azan Magrib karena antrean biasanya memuncak. Usahakan datang pukul 16.30 WIB atau pesan lebih awal.
  • Opsi Bungkus: Jika antrean penuh, memilih opsi dibungkus (take away) bisa lebih cepat daripada menunggu tempat duduk yang terbatas.
  • Parkir Tertib: Karena lokasi berada tepat di pojok perempatan ramai, pastikan memarkir kendaraan dengan rapi agar tidak mengganggu arus lalu lintas Jalan Wachid Hasyim.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.