Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Dalam rentang 16-21 Februari 2026, sejumlah peristiwa penting dan menarik terjadi di Bengkulu Tengah.
Mulai dari penambagan kuota elpiji bersubsidi, jalan rusak, pelantikan 2 kades PAW, hibah untuk masjid agung hingga pelantikan 66 pejabat.
Berikut rangkumannya:
1. Tambahan 2.800 Tabung, Stok Gas 3 Kg Bengkulu Tengah Aman Jelang Ramadhan
Baca juga: Tambahan 2.800 Tabung, Stok Gas 3 Kg Bengkulu Tengah Aman Jelang Ramadhan
Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Bengkulu Tengah memastikan ketersediaan gas elpiji 3 kilogram aman menjelang bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Dari pantuan TribunBengkulu.com di lapangan, tim Disperindagkop UKM Bengkulu Tengah melakukan sidak ke sejumlah pangkalan gas di Kecamatan Pondok Kelapa, Senin (16/2/2026).
Wartawan menyaksikan di seluruh pangkalan yang dikunjungi, stok gas elpiji masih cukup banyak dan tidak terjadi antrean.
Kepala Disperindagkop UKM Bengkulu Tengah, Gunawan R, melalui Kabid Perlindungan Konsumen dan Pengawasan Barang Beredar, Mimi Noviarti, mengatakan pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan gas, Senin (16/2/2026).
"Hari ini kita melakukan sidak untuk melihat ketersediaan gas elpiji sebagai persiapan memasuki bulan Ramadan. Jadi untuk kesiapan, ketersediaan gas insya Allah aman selama menyambut bulan Ramadan," ujar Mimi saat diwawancarai usai melakukan sidak.
Dari hasil pantauan di lapangan, kata Mimi, tidak ditemukan antrean panjang maupun kekurangan stok di pangkalan.
"Insya Allah tidak ada kekurangan. Kita juga mendapatkan tambahan 2.800 tabung gas elpiji 3 kilogram yang didistribusikan untuk 256 pangkalan gas," jelasnya.
2. Dampak Jalan Rusak, Murid SDN 46 Durian Demang Bengkulu Tengah Terus Menurun
Baca juga: Dampak Jalan Rusak, Warga Tanjung Aur Keluhkan Harga Sembako Naik Dua Kali Lipat Dari Harga Normal
Jalan menuju SDN 46 Bengkulu Tengah di Desa Durian Demang, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah, dalam kondisi rusak berat.
Dari pantauan TribunBengkulu.com di lapangan, akses jalan sepanjang kurang lebih 300 meter tersebut kini berbatu dan menurun, sehingga menyulitkan kendaraan maupun pejalan kaki yang melintas.
“Jalan itu panjangnya sekitar 300 meter, kondisinya berbatu dan menurun, jadi memang cukup sulit untuk dilalui, apalagi saat hujan,” ujar Kepala Desa Durian Demang, Thomas Edison, saat diwawancarai TribunBengkulu.com di rumahnya, Selasa (17/2/2026).
Ia menjelaskan, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses menuju sekolah dasar yang ada di desa tersebut.
Selain sebagai jalur pendidikan, akses itu juga menjadi bagian dari jalan menuju objek wisata Bukit Kandis.
“Kalau masalah akses, itu juga bagian dari akses menuju pariwisata Bukit Kandis. Jadi memang cukup vital,” katanya.
Thomas mengaku sudah beberapa kali menyampaikan usulan perbaikan jalan kepada pemerintah daerah, termasuk kepada Kepala Dinas Pendidikan sebelumnya.
“Saya sudah beberapa kali menyampaikan, termasuk kemarin ke Pak Kadis Pendidikan yang lama, Pak Tomi, untuk perbaikan akses jalan menuju SD itu. Karena ini jalur satu-satunya untuk sarana pendidikan,” ungkapnya.
3. Bupati Bengkulu Tengah Lantik 2 Kades PAW, Tekankan Peningkatan PAD dan PBB
Baca juga: Bupati Bengkulu Tengah Lantik 2 Kades PAW, Tekankan Peningkatan PAD dan PBB
Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, melantik dan mengambil sumpah jabatan dua Kepala Desa (Kades) hasil Pergantian Antar Waktu (PAW), Rabu (18/2/2026).
Pelantikan digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Bengkulu Tengah dan berlangsung khidmat.
Dua kades yang dilantik yakni Supranoto sebagai Kepala Desa Talang Panjang, Kecamatan Bang Haji, dan Marno sebagai Kepala Desa Lubuk Sini, Kecamatan Taba Penanjung.
Keduanya akan melanjutkan sisa masa jabatan periode 2019–2027.
Supranoto menggantikan kepala desa sebelumnya yang meninggal dunia, sedangkan Marno menggantikan kades yang mengundurkan diri karena lulus seleksi PPPK.
Saat ditanya wartawan, Rachmat Riyanto menegaskan, pentingnya sinergi antara pemerintah desa dengan pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.
“Hari ini kita melantik dua orang Kepala Desa hasil pemilihan pergantian antar waktu atau PAW. Jadi masa jabatannya 2019-2027. Yaitu Pak Marno dan Supranoto,” ujar Rachmat saat diwawancarai wartawan TribunBengkulu.com usai pelaksanaan pelantikan.
Ia berharap kepala desa yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan baik dan menjaga kekompakan dalam membangun desa.
“Saya berharap Kepala Desa bisa menjaga sinergisitas kepada pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten,” katanya.
4. PT Bio Nusantara Serahkan Hibah Rp 2 Miliar, Bupati Ajak Pengusaha Lain Ikut Berkontribusi
Baca juga: Duduk Perkara Konflik Lahan PT Bio Nusantara dan Warga, Saling Klaim Kepemilikan
Dukungan terhadap pembangunan Masjid Agung Bengkulu Tengah terus mengalir.
PT Bio Nusantara Teknologi secara simbolis menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp 2 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, Rabu (18/2/2026).
Penyerahan dilakukan di area pembangunan masjid agung di Desa Ujung Karang, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah.
General Manager PT Bio Nusantara Teknologi, Heru Wiratmana, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk sinergi perusahaan bersama pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan rumah ibadah.
“Kami dari perwakilan PT Bio Nusantara Teknologi, PT Sandabi Indah Lestari Group, dalam acara kegiatan untuk menyampaikan dana hibah pembangunan Masjid Agung Bengkulu Tengah,” ujar Heru saat diwawancarai wartawan TribunBengkulu.com, Rabu (18/2/2026).
Ia berharap bantuan tersebut menjadi program berkelanjutan yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“Insya Allah ini akan menjadi legacy program dari Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati. Semoga untuk pembangunan ini bisa memberikan maslahat bagi seluruh umat, masyarakat yang ada di Bengkulu Tengah khususnya dan bahkan di Provinsi Bengkulu,” katanya.
Heru menegaskan pihaknya akan terus menjalin sinergitas dengan pemerintah daerah untuk mendorong kemajuan Bengkulu Tengah.
5. Bupati Bengkulu Tengah Mutasi 66 Pejabat dan Kepala Sekolah, Tekankan Kerja Gercep dan Gotong Royong
Baca juga: Daftar Lengkap Mutasi 66 Pejabat dan Kepala Sekolah Bengkulu Tengah 18 Februari 2026
Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto kembali melakukan penyegaran organisasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah.
Sebanyak 13 pejabat eselon III dan IV serta 53 kepala sekolah resmi dilantik di Aula Pendopo Rumah Dinas Bupati Bengkulu Tengah, Rabu (18/2/2026).
Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari upaya percepatan kinerja pemerintahan sekaligus penguatan sektor pendidikan di daerah.
Saat ditanya wartawan, Rachmat Riyanto menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi dan penilaian kinerja.
“Hari ini kita melakukan penyegaran organisasi dalam rangka untuk para pegawai supaya bekerja lebih cepat, dan lebih gercep lagi,” ujar Rachmat kepada awak media usai pelantikan.
Ia menjelaskan, rotasi terhadap pejabat eselon III dan IV dilakukan untuk menyesuaikan posisi jabatan dengan kemampuan masing-masing pegawai.
“Ada beberapa pejabat eselon tiga dan pejabat eselon empat yang kita lakukan penyegaran, atau rotasi. Ini merupakan hasil penilaian kita, karena ada beberapa posisi yang harus kita sesuaikan dengan kemampuan orangnya. Jadi prinsipnya, kita menempatkan orang itu sesuai dengan kemampuan orangnya,” tegasnya.
Selain pejabat struktural, Pemkab Bengkulu Tengah juga melantik 53 kepala sekolah yang sebelumnya mengalami kekosongan jabatan. Bahkan, menurut Rachmat, ada sekolah yang kosong lebih dari dua tahun.
Ia mengakui proses pengangkatan kepala sekolah memerlukan waktu cukup panjang karena harus berkoordinasi dengan dua kementerian, yakni Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan Badan Kepegawaian Negara.
“Karena kita harus berkoordinasi dengan dua kementerian. Jadi dua-dua rekomendasi itu harus lewat aplikasi. Nah, ternyata persoalan kita selama ini, database dari para guru itu tidak terbaru,” jelasnya.
Akibatnya, pemerintah daerah harus kembali melengkapi berbagai dokumen administrasi, mulai dari SKP hingga berkas pendukung lainnya sebelum proses bisa dilanjutkan.
“Setelah databasenya diperbaiki baru kita bisa menggerakkan. Jadi hari ini memang semua serba digital. Alhamdulillah, seluruh jabatan kepala sekolah saat ini sudah terisi semua,” katanya.
Rachmat berharap dengan terisinya seluruh jabatan kepala sekolah, dunia pendidikan di Bengkulu Tengah dapat semakin maju dan berkembang.
Ia pun memberikan tiga pesan penting kepada para kepala sekolah yang baru dilantik.
Pertama, meningkatkan kualitas pendidikan secara bersama-sama.
Kedua, melaksanakan instruksi presiden dalam menjaga kebersihan dan pengelolaan sampah dengan mewajibkan gerakan gotong royong setiap minggu di lingkungan sekolah.
“Saya wajibkan para kepala sekolah untuk setiap minggu melakukan gerakan gotong royong secara bersama-sama,” tegasnya.
Ketiga, para kepala sekolah diminta aktif mendukung peran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam pengelolaan zakat, infak dan sedekah.
“Baznas itu adalah dana umat yang kita kumpulkan, dari infaq, sedekah maupun zakat yang dikelola oleh Baznas, dan kita minta para kepala sekolah untuk turut aktif di sana,” pungkasnya.