HUT Ke-53, KSPSI Pastikan Tetap Kritis Perjuangkan Hak Buruh
GH News February 22, 2026 01:09 AM
Jakarta -

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea berkomitmen untuk terus menjaga soliditas organisasi dalam memperjuangkan hak-hak buruh di Tanah Air. Dia mengapresiasi seluruh jajarannya yang tetap berada di garis perjuangan.

"Saya mengucapkan terima kasih atas militansi dan kesetiaan kawan-kawan semua. Kita sudah 53 tahun berdiri, dan harus tetap bersemangat menjaga soliditas serta solidaritas," kata Andi Gani dalam tasyakuran peringatan HUT ke-53 KSPSI di Pusdiklat KSPSI, Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (21/2/2026).

Andi Gani memastikan KSPSI akan tetap mengedepankan sikap kritis tapi dialogis terhadap pemerintah. Menurutnya, kedekatan dengan presiden, Polri, maupun para menteri tidak menghilangkan untuk tetap menyuarakan aspirasi pekerja.

"Kami akan tetap kritis. Dekat dengan presiden, dekat dengan Polri, dekat dengan menteri, tetapi kami mengedepankan dialog," tegasnya.

Andi Gani juga mengumumkan capaian aset koperasi yang berada di bawah naungan KSPSI. Dia menyebut total aset koperasi konfederasi buruh terbesar di Indonesia itu mencapai sekitar Rp 1,9 triliun.

"Kita memiliki aset koperasi total, tadi malam saya hitung Rp 1,9 triliun. Jadi kita serikat pekerja, aset koperasi kita kumpulkan akan dibacakan oleh Ketua Dewan Penasihat," ucap Andi Gani.

Dia mengatakan bahwa capaian tersebut menunjukkan kekuatan ekonomi KSPSI sebagai salah satu organisasi buruh terbesar di Indonesia, bahkan di kawasan Asia Tenggara.

"Kita memiliki kekuatan aset koperasi yang luar biasa. Ini membuktikan bahwa organisasi bukan hanya kuat secara gerakan, tetapi juga secara ekonomi," ujarnya.

Dalam rangkaian HUT ke-53, KSPSI juga akan menggelar sejumlah kegiatan di berbagai daerah, termasuk di Jawa Barat dan Surabaya, Jawa Timur. Andi Gani berharap momentum HUT ke-53 ini semakin memperkuat posisi KSPSI sebagai garda terdepan dalam memperjuangkan kesejahteraan buruh.

"Yakinlah, KSPSI akan tetap berada di garis perjuangan yang sama untuk memperjuangkan hak-hak buruh Indonesia," imbuhnya.

Acara tasyakuran ini dihadiri sekitar 1.550 buruh yang berasal dari berbagai daerah seperti Purwakarta, Jakarta, Bekasi, Tangerang, hingga Bandung. Kegiatan juga diisi dengan penampilan lagu religi dari Opick dan ditutup dengan buka puasa bersama.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sekaligus Ketua Dewan Penasihat KSPSI, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. Ada juga para pejabat utama (PJU) Mabes Polri, di antaranya Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono, Kakortastipidkor Polri Irjen Cahyono Wibowo, Kapusdokkes Polri Irjen Asep Hendradiana, Karobinkar SSDM Polri Brigjen Langgeng Purnomo, dan Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Moh Irhamni.

Ada juga Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemenaker RI Indah Anggoro Putri, Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban, Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan, serta Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.