Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma
TRIBUNJATIM.COM - Di tengah kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari tambang emas ilegal, sosok TW bos Toko Emas Semar menjadi sorotan.
Ia ternyata tumbuh dan besar di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Baca juga: Beragam Perhiasan Emas Kuno Ditemukan dari Brankas di Rumah Mewah Nganjuk, Diduga Seberat 1,6 Kg
Berdasar informasi yang dihimpun, sebelumnya TW tinggal di area Jalan Ahmad Yani.
Saat berkeluarga, TW membangun rumah di Jalan Diponegoro, Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk.
Rumah tersebut didiami TW, istrinya, DB, bersama tiga anak laki-lakinya.
Ketua RW 2 lingkungan Jalan Diponegoro, Hartono mengatakan, dia mengenal cukup lama TW sedari muda.
Sebab, TW kala itu berdomisili di Kabupaten Nganjuk.
"Dulu memang (TW) lama bermukim di Kabupaten Nganjuk," katanya, Sabtu (21/2/2026).
Berselang waktu, Hartono menyebut, TW membeli rumah di Jalan Diponegoro dan membangunnya.
TW dan keluarga bertahun-tahun menempati rumah tersebut.
"Seingat saya, rumah di Jalan Diponegoro ditempati sedari tahun 80-an," sebutnya.
Ketua RT 1 RW 2 lingkungan Jalan Diponegoro, Hari Kusyanto menjelaskan, TW lalu berpindah ke Surabaya sekitar tahun 2016 silam.
Semenjak itu, TW dan keluarga sangat jarang menyambangi Kabupaten Nganjuk.
"Mereka beralih ke Surabaya 10 tahun yang lalu. Sehingga yang menempati rumah Jalan Diponegoro hanya dua penjaga. Penjaga rumah bekerja sif-sifan," jelas Hari.
Rumah di Jalan Diponegoro serta Toko Emas Semar di Pasar Wage, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Payaman, Kabupaten Nganjuk, milik TW, digeledah pada Kamis (19/2/2026), pukul 09.00 WIB.
Penggeledahan dilakukan dijalankan personel Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri ini terkait kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari tambang emas ilegal.
Dalam penggeledahan tersebut, petugas menyita barang bukti perhiasan emas dan bermacam dokumen.
Proses penggeledahan di Toko Emas Semar rampung pada Jumat (20/2/2026), pukul 01.30 WIB, atau memakan waktu 16 jam lebih.
Sedangkan rumah mewah di Jalan Diponegoro, selesai pukul 21.30 WIB, tepatnya berdurasi 12 jam lebih.