Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Persib Bandung harus bangkit dengan menumbangkan Persita Tangerang, pada Super League Indonesia 2025/2026, di Stadion GBLA, Kota Bandung, Minggu (22/2/2026) setelahnya gugur di AFC Champions League Two.
Analisis dari pengamat sepak bola nasional, Riphan Pradipta memberikan ulasannya. Pertandingan ini merupakan awal yang baru bagi Persib, setelah gagal di AFC dan pertandingan menghadapi Ratchaburi FC berakhir tidak menyenangkan karena terdapat kericuhan dan sebagainya.
Meski Persib menang 1-0 dari Ratchaburi FC, namun tetap tersingkir di ACL-2 karena di leg pertama Persib kalah 3-0.
Sehingga harus dimulai dengan langkah baru dan kemenangan karena akan membuka lembaran baru bahwa di ACL sudah selesai, dan kini fokus lagi ke Liga untuk meraih gelar juara tigakali berturut-turut.
Jadi akan sangat penting partai ini karena ini akan menentukan apakah Persib sudah move-on dari yang kemarin atau masih terbayang.
Baca juga: Ini Kata Sergio Castel Soal Debut di Kandang Persib Bandung, Ngeri Lihat Atmosfer Bobotoh
Kondisi saat ini jadi tambahan motivasi, untuk mengobati bobotoh, karena setelah gagal di Asia, fokus ke Liga dan harus ditandai dengan mengalahkan Persita.
Sekarang awalau punya dua pertandingan tabung, tapi Persib poinnya sama dengan Persija 47. Kini Persib baru 20 laga dan Persija sudah 22 laga.
Tapi poin sudah sama, artinya harus kebut lagi, fokus lagi, kalau besok menang cukup terobati kegagalan di AFC, pelan-pelan diobati lagi di Liga.
Untuk di liga sebetulnya level tidak sesuai ACL-2, jadi ini sudah akan jadi panggungnya pemain-pemain anyar Persib, seperti Sergio Castel dan Layfin Kurzawa, di liga harus membuktikan diri.
Putaran pertama Persib kalah 2-1 oleh Persita, kalau melihat Persita di musim ini stabil cukup baik, bahkan mengejutkan bisa di papan atas dengan komposisi yang bagus.
Tapi ini jadi partai Persib, pertama di bulan puasa jadi mungkin ada adaptasi sedikit-sedikit, tapi tak ada urusan lain, Persib akan tetap bermain seperti biasanya.
Mungkin Persib tak akan menang besar, hanya selisih satu dua gol seperti biasa, yang jelas Persib harus menang karena untuk membangkitkan moril pemain dan Bobotoh yang mendukung.
Banyak efeknya kalau Persib besok menang lawan Persita, Bobotoh kemabali percaya lagi kepada Persib, dan Persib juga kembali percaya diri berada di trek juara.
Kunci Persib untuk bisa menang lawan Persita, harus bisa memanfaatkan peluang sekecil apapun, selama ini banyak peluang tapi tak tercipta gol.
Jangan sampai menyia-nyiakan peluang di depan gawang, apalagi kepada juru gedor, selama ini peluang bersar juga kerap gagal. Jika juru gedor bisa memanfaatkan peluang sekecil apapun, Persib insya Alloh aman, sebab di lini pertahanan dengan 4 bek dan kiper sudah aman banget untuk mengarungi di Liga Indonesia.(*)