Sawit Dinilai Tanaman Minyak Nabati Paling Efisien, Kampus Didorong Perkuat Riset
Joseph Wesly February 22, 2026 09:50 AM

 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI- Kelapa sawit dinilai sebagai tanaman penghasil minyak nabati paling efisien di dunia.

Hal itu membuat perguruan tinggi didorong memperkuat riset dan inovasi untuk mendukung keberlanjutan industri strategis tersebut.

Penegasan itu disampaikan dalam diskusi ilmiah Sawit di Mata Kampus: Perspektif Ilmiah & Komparatif pada rangkaian Sawit Academy Episode Universitas Brawijaya (UB), Sabtu (21/2/2026).

Sawit Paling Efisien Dibanding Komoditas Lain

Akademisi Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya, Susinggih Wijana, menyebut produktivitas minyak sawit per hektare jauh melampaui kedelai, rapa, maupun bunga matahari.

Menurutnya, keunggulan efisiensi lahan dan industri menjadikan sawit sebagai sumber utama minyak nabati di banyak negara.

“Sawit adalah tanaman penghasil minyak paling efisien di dunia. Ini bukan sekadar soal ekonomi, tetapi efisiensi lahan dan efisiensi industri,” ujarnya.

Kampus Didorong Perkuat Riset Sawit

Susinggih menekankan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam pengembangan bibit unggul, energi terbarukan, hingga hilirisasi produk sawit.

Ia mengajak mahasiswa dan civitas akademika lebih aktif dalam isu strategis nasional berbasis riset.

“Mahasiswa tidak cukup hanya menjadi penonton isu. Kampus harus menjadi pusat riset, pengawal kebijakan berbasis sains, dan penggerak inovasi keberlanjutan sawit Indonesia,” tegasnya.

Industri Sawit Terapkan Prinsip Keberlanjutan

Dalam diskusi itu juga disoroti konsep ekonomi sirkular pada industri sawit modern, di mana hampir seluruh bagian tanaman dapat dimanfaatkan kembali menjadi energi, pupuk, maupun bahan baku turunan.

Terkait isu lingkungan, ia menekankan pentingnya tata kelola berkelanjutan melalui standar sertifikasi seperti Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

Direktur Hai Sawit Indonesia, M Danang Mursyid Rijalul Qowi, menambahkan Sawit Academy merupakan gerakan literasi di perguruan tinggi agar mahasiswa memahami industri sawit secara utuh.

Menurutnya, kolaborasi kampus penting untuk menyiapkan generasi muda yang kritis dan siap terlibat dalam pembangunan sektor perkebunan nasional.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.