TRIBUNBATAM.id - Misteri kematian karyawan agen layanan keuangan Ririn Andriani Pasalli (31) akhirnya berhasil dipecahkan oleh pihak kepolisian.
Ririn dibunuh oleh pelaku yang kini sudah diamankan oleh polisi.
Kasus pembunuhan itu terungkap setelah korban Ririn ditemukan tidak bernyawa di dalam kios layanan keuangan di Desa Lalong, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 14.00 WITA.
Korban diduga dibunuh dengan menggunakan batu yang dihantamkan oleh pelaku.
Hantaman berkali-kali tersebut mengakibatkan Ririn mengalami luka di bagian kepala hingga meninggal dunia.
Kepala Dusun setempat yang tak ingin disebutkan identitasnya membeberkan sosok Ririn.
Ririn ternyata menjaga kios layanan keuangan lantaran menggantikan posisi iparnya yang sedang hamil besar.
"Hanya karena sepupunya mau melahirkan, makanya dia (Ririn) diminta untuk mengganti. Saat itu korban juga belum punya pekerjaan," jelasnya, Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 21.35 Wita.
Sudah enam bulan, Ririn menggantikan kakak iparnya menjaga kios layanan keuangan tersebut.
Kades itu juga membeberkan lokasi Ririn bekerja yang berada persis di bahu jalan Trans Sulawesi.
Kios itu berada di sebelah kiri, ketika berkendara dari arah selatan Kota Palopo.
Sebenarnya terdapat empat hingga lima kios lain yang berjejer di tempat kejadian perkara (TKP).
Selama menjaga kios tersebut, Ririn dikenal sebagai sosok yang ramah dan baik.
"Ririn orangnya baik dan ramah. Saya sama istri saya sering transfer uang di sana," akunya.
"Bahkan istri saya biasa singgah sepulang dari tempat kerjanya kalau ada urusan di kantor desa. Di sana juga sering transfer uang ke anak saya," tambah kepala dusun tadi.
Baca juga: Bocah 12 Tahun di Sukabumi Tewas dengan Luka Bakar, Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan
Pernyataan Polisi
Video kamera CCTV merekam seorang pria berkendara dengan sepeda motor matik merek Honda Scoopy.
Pria itu mengenakan hoodie berwarna abu-abu di area Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
Warganet menduga ciri-ciri motor yang dikendarai pria tersebut mirip dengan kendaraan pelaku pembunuhan Ririn.
Kanit Pidana Umum, Satreskrim Polres Luwu, Ipda Hasrum Dakka, belum mau berspekulasi terhadap pria yang terekam kamera CCTV tersebut.
Kata Hasrum, rekaman itu didapati di Jl Capkar, Desa Lalong, Walenrang.
"Kami masih lakukan penyelidikan. Belum mau berspekulasi," bebernya kepada Tribun-Timur.com, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 22.34 Wita malam.
Kasi Humas Polres Luwu, Iptu Yakobus Rimpung, menerangkan penyidik masih berupaya mengungkap keberadaan pelaku.
Kendati demikian, ia tak menampik, pria yang terekam kamera CCTV mengendarai sepeda motor itu telah diinterogasi penyidik.
Pria itu, sambung Yakobus, telah diamankan di Mapolres Walenrang.
"Namun perlu diketahui bahwa butuh pembuktian apakah orang yang terekam CCTV tersebut adalah pelaku atau bukan, jadi mohon bersabar karena sekali lagi perlu pembuktian," ungkapnya.
Kapolres Luwu, AKBP Adnan Pandibu, menerangkan pihaknya masih menelusuri keberadaan pelaku.
Kata dia, seluruh personel Satreskrim Polres Luwu, dikerahkan ke lokasi untuk menangkap pelaku.
"Sabar, masih lidik. Kami konsen kesana (kasus kematian Ririn)," ujar alumnus Akpol tahun 2004 itu.
(TribunBatam.id)