TRIBUNTRENDS.COM - Terjawab kabar simpang siur soal sosok ibu kandung bocah 12 tahun di Sukabumi yang meninggal diduga disiksa ibu tiri, ternyata masih hidup. Bocah inisial NZ alias Nizam tersebut mengalami luka bakar di sekujur tubuh dan sempat menunjuk ibu tiri sebagai pelakunya sebelum meninggal dunia.
Sosok ibu kandung korban sontak ikut jadi sorotan setelah kematian tragis putranya. Sempat ada kabar bahwa ibu kandung korban sudah meninggal dunia, namun kabar simpang siur itu kini terjawab.
Ayah korban, Anwar Satibi, ungkap sosok ibu kandung Nizam melalui unggahan di akun Facebook. Pada unggahan yang ia buat Minggu (22/2/2026), Anwar Satibi mengklarifikasi postingan sebuah akun yang menampilkan potret ibu kandung dan ibu tiri korban.
Dalam foto itu ada dua wanita, satu memakai gamis biru sedang menangis, wanita itu dituliskan sebagai ibu kandung korban.
Sementara satu lagi wanita bergamis hitam yang ditulis sebagai ibu tiri korban. Anwar lantas mengklarifikasi foto yang beredar, ia menyebut ibu kandung Nizam memang benar seperti yang ada di foto, namun sosok yang disebut sebagai ibu tiri ternyata adalah ibu dari Anwar atau nenek Nizam.
"Ini yang edit photo SALAH kalo ibu nizam bener itu. Tapi yang di sebut ibu tiri itu salah. Itu ibu kandung saya.
Bukan istri saya atau bukan ibu sambung anak saya. Ini barusan saya dapet Dari fb Netizen.
Tapi tidak masalah saya maafkan. Karna mungkin gak tau," tulis Anwar dalam unggahannya.
Sementara itu ditelusuri Tribun Trends, foto ibu kandung Nizam pertama kali diunggah oleh konten kreator Cep Monji melalui akun Instagram @cep.monji_channel. Cep Monji sendiri merupakan konten kreator yang kerap mengikuti aktivitas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Pada unggahan yang ia buat Sabtu (22/2/2026), Cep Monji sempat bertemu ibu Nizam ketika ia melayat ke pemakaman korban. Dari keterangan Cep Monji, disebutkan jika sang ibu datang langsung dari Cianjur dan sempat menangis pilu di pemakaman anaknya.
"Ada yg bertanya ibu kandung Nizam aslinya dimana masih ada atau tidak, kemarin pas ngelayat dan ikut menguburkan almarhum Alhamdulillah beliau ada datang langsung dari Cianjur menyaksikan pemakaman anaknya, yg sabar ya teh," tulisnya.
Meski demikian, Anwar menegaskan laporan tersebut sebenarnya belum dicabut secara resmi.
Ia bahkan masih mengingat jelas kondisi anaknya saat itu mengalami luka dibagian tubuhnya dipukul menggunakan benda tumpul olen istrinya.
“Saksi waktu itu Kanit Riki. Kita buka baju anak saya, saya sampai nangis lihatnya,” ucapnya.
Kini, kasus dugaan penganiayaan kembali mencuat setelah korban mengalami kekerasan berat hingga meninggal dunia.
Perkara tersebut tengah dalam penanganan aparat kepolisian.
Anwar berharap apabila nantinya ditemukan unsur pidana, proses hukum dapat berjalan tegas.
“Kalau memang terbukti, saya ingin ini jadi efek jera. Kita ini negara hukum, jangan semena-mena,” tegasnya.
Baca juga: Kebohongan Ibu Tiri Soal Nizam ke Suami, Ngaku Hanya Demam & Butuh Salep Saja, Ternyata Melepuh
Kematian korban menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.
NS diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh ibu tirinya.
Peristiwa tragis ini pun viral di media sosial. Sejumlah unggahan yang menyebutkan dugaan kekerasan terhadap korban ramai dibagikan warganet dan menuai kecaman luas.
Banyak netizen mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
Informasi yang dihimpun Tribunjabar, korban sempat mengalami luka bakar serius di beberapa bagian tubuhnya sebelum akhirnya meninggal dunia.
Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait kronologi lengkap kejadian tersebut.
Aparat kepolisian telah turun tangan melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban serta mendalami dugaan unsur penganiayaan.
(TribunTrends.com/GPS/TribunJabar.com)