BOLASPORT.COM - Pembalap Ducati, Marc Marquez, memberikan kunci keberhasilannya dalam memangkas waktu dengan Alex Marquez pada tes pramusim MotoGP 2026.
Tes pramusim MotoGP 2026 yang digelar di Sirkuit Chang, Buriram, Thailand telah menuntaskan hari pertama pada Sabtu (20/2/2026) dengan Alex Marquez sebagai bintangnya.
Rider milik Gresini Racing tersebut keluar sebagai yang tercepat dalam hasil kombinasi dengan waktu terbaiknya pada sesi kedua yang menyentuh 1 menit 29,262 detik.
Dengan torehan itu, Alex berhasil mengungguli kakaknya Marc Marquez yang menguntitnya di tempat kedua dengan selisih 0,129 detik saja.
Pada hari pertama sendiri, Marquez sempat menemui hambatan pada sesi 1 di mana dia mengalami 2 kecelakaan saat melibas tikungan 12 dan 5.
Tak hanya itu saja, Si Alien bahkan mengaku mengalami sakit perut sebelum menjalani rangkaian agenda pada hari pertama tes pramusim MotoGP 2026.
Melihat rentetan kendala yang dialami, Marquez masih bisa mencatatkan waktu yang kompetitif untuk tetap berada di jajaran 3 pembalap tercepat.
Kendati demikian, rider berusia 33 tahun tersebut tak menutup mata dengan ritme yang diukir Alex benar-benar solid dan sulit untuk ditandingi.
Di mata Marquez, keberhasilannya dalam memangkas gap dengan signifikan di masa-masa akhir tes kemarin terjadi karena kombinasi berbagai faktor.
"Itu adalah kombinasi beberapa faktor," kata Marquez, dilansir BolaSport.com dari laman Motosan.
Dalam kesempatan yang sama, Marquez merasa juara dunia kelas Moto2 musim 2019 itu masih akan lebih cepat lagi jika memakai kompon ban baru.
Selain itu, 2 kecelakaan yang dialami pada sesi 1 membuat Marquez tampil lebih sedikit rileks.
"Saya pikir kondisi trek sedikit membaik, dan jika Alex memasang ban baru di akhir, dia akan lebih cepat lagi," kata Marquez.
"Memang benar saya mengerahkan semua kemampuan saya di dua lap terakhir."
"Seperti yang saya katakan, saya merasa kurang sehat sepanjang hari, jadi saya berkendara dengan tenang."
"Dengan dua kali terjatuh, dan saya lebih rileks dari biasanya, jadi di dua lap terakhir, saya kembali ke level normal saya," tuturnya menambahkan.
Lebih lanjut, Marquez menempatkan Alex sebagai salah satu penantang gelar musim ini terlebih dia dibekali motor pabrikan yang sama dengannya.
Selain itu, sosok yang identik dengan nomor 93 itu juga mewaspadai rekan setimnya Francesco Bagnaia yang mengusung misi kebangkitan.
1 nama lagi disematkan kepada Marco Bezzecchi dari Aprilia yang sudah membuktikan taringnya terutama pada paruh kedua kompetisi tahun lalu.
"Bezzecchi, seperti yang kita lihat tahun lalu di paruh kedua, akan sangat kompetitif," kata Marquez.
"Alex, fakta bahwa dia akan mengendarai motor pabrikan tahun ini juga, secara teori, akan membuatnya lebih kompetitif."
"Dia finis kedua tahun lalu. Jadi kita akan melangkah maju, Bagnaia bekerja sangat keras. Saya berharap ketiga pembalap ini berada di level yang sangat tinggi," imbuhnya.