Luka Bakar 50 Persen, Korban Kebakaran Pangkalan Elpiji di Bandar Lampung Dirawat Intensif
soni yuntavia February 22, 2026 10:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Perjuangan hidup tengah dijalani Iqbal Maulana (24), korban kebakaran pangkalan LPG di Kelurahan Kota Sepang, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung.

Warga Tangerang, Banten itu harus menjalani operasi akibat luka bakar yang mencapai sekitar 50 persen tubuhnya.

Iqbal kini dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung dan telah masuk ruang operasi pada Sabtu (21/2/2026).

Humas RSUDAM, Desy Yuanita, membenarkan bahwa korban langsung mendapat tindakan medis serius setibanya di rumah sakit.

“Sudah dikirim ke OK untuk operasi,” ujar Desy, Sabtu (21/2/2026).

Usai menjalani operasi, Iqbal akan dipindahkan ke ruang rawat inap bedah pria untuk pemantauan lanjutan. Hingga kini, kondisi korban masih dalam pengawasan tim medis.

Dalam insiden kebakaran yang terjadi Jumat (20/2/2026) malam tersebut, tiga orang lainnya berhasil diselamatkan tanpa mengalami luka.

Mereka adalah Lin (50), Diny Saidah (55), serta Lulu Ambiya (26), mahasiswi Universitas Lampung jurusan Biologi.

Kebakaran hebat itu melanda bangunan permanen seluas sekitar 400 meter persegi yang digunakan sebagai pangkalan LPG. Api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian luar bangunan, berdasarkan keterangan saksi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan laporan diterima pada pukul 22.56 WIB.

“Unit pertama tiba di lokasi pukul 23.00 WIB dengan response time sekitar empat menit,” jelasnya.

Sebanyak sembilan unit mobil pemadam kebakaran dan 39 personel dikerahkan. Proses pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 00.50 WIB setelah menghabiskan 17 tangki air.

Bangunan diketahui milik Atta (50), sementara pangkalan LPG dimiliki Diny Saidah dan dikelola Indriantoro (50). Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta untuk pemilik bangunan dan Rp40 juta bagi pengelola pangkalan.

Sejumlah aset berhasil diselamatkan, termasuk satu unit truk Mitsubishi Fuso pengangkut gas, sepeda motor Honda Beat Deluxe, serta emas seberat 25 gram.

Pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, terutama pada bangunan usaha yang menyimpan bahan mudah terbakar seperti LPG, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

( Tribunlampung.co.id )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.