PBNU Buka 41 SPPG di Lombok, Gus Yahya: Banyak Santri Alami Masalah Gizi
Choirul Arifin February 23, 2026 03:38 AM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meluncurkan 41 Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) NU yang berpusat di Pondok Pesantren Darul Qur’an Bengkel, Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. 

Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, mengungkapkan saat ini masih banyak santri mengalami masalah gizi. 

"Data menunjukkan banyak santri kita yang kenyang secara kuantitas namun masih mengalami masalah kesehatan seperti anemia karena gizi yang tidak seimbang," kata Gus Yahya.

PBNU bekerjasama dengan BGN telah dimulai sejak peringatan Harlah ke-102 NU pada awal Februari lalu untuk membuka dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Ke depan PBNU menargetkan untuk membangun 1000 titik SPPG di seluruh Indonesia. Pembukaan SPPG oleh TKA-PBNU sebelumnya dilaksanakan di Cirebon, Jember, dan Batang.

"Program ini hadir untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia pesantren agar lahir generasi yang berkualitas dan berdaya saing," ujar Gus Yahya.

Acara ini juga oleh Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal dan jajaran pimpinan daerah dan serta pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).

Baca juga: Prabowo Puas Resmikan 1.179 SPPG Polri, Puji Kinerja Kapolri Listyo Sigit

Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menyoroti dampak ekonomi mikro yang tercipta dari kehadiran dapur-dapur di pesantren ini. Penyerapan bahan pangan dari petani, peternak, dan UMKM lokal secara langsung memberikan jaminan pasar yang stabil.

"Pesantren akan menjadi basis baru kekuatan ekonomi umat. Dimulai dari SPPG, kita berharap ini merambah ke kemandirian peternakan dan pertanian di lingkungan pesantren. Jika ini terjadi, kekuatan ekonomi rakyat akan tercipta secara masif," kata Iqbal.

Baca juga: Isu Untung Rp1,8 Miliar Mitra SPPG Dibantah, Gapembi Sebut Itu Angka Bruto

Dalam sambutannya, Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir selaku tuan rumah sekaligus Ketua Tanfidziyah PWNU NTB bilang kehadiran program ini di Pondok Pesantren Darul Qur’an Bengkel merupakan kelanjutan dari marwah perjuangan Datuk Bengkel, Rais Syuriah pertama PWNU NTB. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.