SURYA.CO.ID, SURABAYA - Wewangian kini telah bertransformasi menjadi gaya hidup modern dan bagian dari personal branding.
Lebih dari sekadar menyamarkan bau badan, aroma kini dipilih untuk menunjang berbagai aktivitas.
Seperti yang diusung Euodia, merk parfum dan diffuser yang menggabungkan essential oil luar negeri dengan bahan lokal.
Baca juga: 5 Mahasiswa Ubaya Lolos P2MW Berkat Parfum Ramah Lingkungan Dauroma
Melalui 40 macam jenis wewangian untuk diffuser dan 30 jenis wewangian parfum, menjadi pelengkap maupun menjadi salah satu essential thing yang perlu untuk setiap sudutrumah, kantor, spa maupun cafe.
“Euodia dari bahasa yunani artinya wangi yang harum dan menggambarkan kesuksesan. Kami berharap orang yang mencium aroma Euodia akan merasakan keharuman ‘kelas international’ di setiap sudut ruangannya sehingga jadi mood booster dan pikiran jernih untuk melakukan aktivitas sehari-hari,” sebut Josephine Nyoman sebagai Sales Purchasing Manager Euodia kepada SURYA.co.id, di Surabaya, Sabtu (21/2/2026).
Ia menilai industri parfum ini sudah menjadi lifestyle driven yang mana sekarang orang tidak hanya memperhatikan keindahan tetapi juga wewangian.
Kebutuhan akan parfum dianggap sebagai fashion item tak kasat mata mencerminkan kepribadian, suasana hati, maupun identitas seseorang.
“Memang tidak bisa dipungkiri ya, sekarang kita hidup di dunia sosial media dan sosialisasi yang mana juga memperhatikan keindahan dan penampilan. Terutama jika ada acara di rumah, di kantor bertemu client, jadi kita wangi dan ruangan diharapakan tidak hanya indah tapi juga wangi,” sebutnya.
Menyasar segala usia, jenis wewangian ini disebut cocok untuk semua semua kalangan.
Businessman, business woman, housewife, newly wed, teenagaer hingga opa oma dengan berbagai macam fragrance yang cocok untuk semua kalangan.
Euodia juga berinovasi untuk mengembangkan koleksi produk baik diffuser maupun perfum sebagai kado ulang tahun, souvenir maupun hampers. Jelang Hari Raya Idul Fitri, pihaknya berinovasi dengan kemasan untuk hampers.
“Euodia juga menawarkan jasa bespoke perfume yang mana setiap orang bisa custom wewangian. Biasanya kami menjadi one of the participant, experience untuk para client mereka meracikdan menentukan sendiri perfume apa yang mereka suka,” sebutnya.
Josephine Nyoman menyebut, proses menentukan aroma melalui banyak riset dan trial and error.
Untuk aroma di seri signature Fressia, Orange Blossom, Shanghai, dan BurnFig menjadi favorit.
Sementara seri Destination ada di Jardin, Kyoto dan Rue St. Honore.
Ia juga mengatakan, Euodia collab dengan pemain utama dalam film How to Make Millions Before Grandma Dies, Amah Taew dengan menghadirkan aroma nostalgia dan kehangatan rumah semasa kecil.
Ada empat wewangian yaitu Linen yang soft and woody, Homebaked Goods yang manis dan segar, Compact Powder yang soft dan lembut, Handwritten yang beraroma woody.
Setiap penjualan sebagian didonasikan panti jompo seperti harapan dari Amah Taew.
“Harapan kami, brand lokal ini bisa masuk kelas international dan akan terus ekspansi dan akan terus berkolaborasi dengan brand-brand lainnya,” tuturnya.