Michael Carrick Optimistis MU Kunci Tiket ke Liga Champions
Muhammad Nursina Rasyidin February 23, 2026 11:54 AM

TRIBUNNEWS.COM – Pelatih Manchester United, Michael Carrick, menunjukkan optimisme tinggi jelang laga kontra Everton yang akan digelar Selasa (24/2/2026) pukul 03.00 WIB.

Duel Manchester United vs Everton pada matchday ke-27 Liga Inggris 2025/2026 akan berlangsung di Hill Dickinson Stadium. Laga ini menjadi momentum krusial bagi Setan Merah dalam perburuan tiket Liga Champions musim depan.

Saat ini MU berada di posisi kelima klasemen dengan koleksi 45 poin, jumlah yang sama dengan Chelsea di peringkat keempat. Jika mampu mengalahkan Everton, MU dipastikan menggeser Chelsea dan masuk ke zona empat besar.

Chelsea sendiri sudah memainkan laga pekan ke-27 dan hanya mampu bermain imbang 1-1 kontra Leeds United, sehingga membuka peluang bagi MU untuk mengambil alih posisi mereka.

Menanggapi peluang tersebut, Carrick menilai posisi timnya saat ini merupakan buah dari kerja keras sejak awal musim.

PELATIH MU - Pelatih interim (magang) Manchester United, Michael Carrick, dalam pertandingan menghadapi Manchester City pada pekan ke-22 Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Sabtu (17/1/2026). (Website MU - 17/1/2026)
PELATIH MU - Pelatih interim (magang) Manchester United, Michael Carrick, dalam pertandingan menghadapi Manchester City pada pekan ke-22 Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Sabtu (17/1/2026). (Website MU - 17/1/2026) (Manchester United)

“Ya, bagus sekali semua orang mengajukan pertanyaan itu (finis posisi empat besar). Itu menunjukkan bahwa kita telah menempatkan diri kita pada posisi yang baik sejak awal,” ujar Carrick, dikutip dari laman klub.

Meski demikian, ia menegaskan timnya tidak boleh terlena hanya karena beberapa hasil positif dalam beberapa pekan terakhir.

“Kita tidak boleh terlalu terbawa suasana sekarang, tiba-tiba, setelah beberapa minggu. Saya pikir kita tahu di mana kita berada. Kita berada di posisi yang baik," kata Carrick.

"Saya masih ingin berada di posisi yang lebih baik, tentu saja, tetapi kita berada di posisi yang baik, dan kita positif.”

Menurut Carrick, peluang finis di empat besar sepenuhnya berada di tangan para pemainnya.

“Itu tergantung pada kita dan bagaimana kita mewujudkannya. Dan ya, itu mungkin. Terserah kita untuk mengambil kesempatan itu.”

Baca juga: Ancang-ancang Ditinggal Bruno Fernandes, MU Diam-diam Hubungi Mac Allister

Sudah dua tahun sejak Manchester United terakhir kali tampil di Liga Champions. Bagi klub sebesar MU, absennya mereka dari kompetisi elite Eropa dinilai terlalu lama.

Carrick pun tak menutup fakta bahwa kembali ke Liga Champions merupakan target utama timnya musim ini.

“Ya, tentu saja ini tempat yang ingin kami tuju. Ini tempat yang kami inginkan. Kami telah meraih kesuksesan di kompetisi ini sebelumnya dan memiliki beberapa pengalaman hebat di kompetisi ini.”

Ia menegaskan bahwa seluruh skuad kini berjuang untuk membawa klub kembali ke panggung tertinggi Eropa.

“Ini tempat yang ingin kami tuju, jadi ini pasti yang kami perjuangkan.”

Laga kontra Everton pun menjadi salah satu dari 12 “final” yang tersisa bagi MU musim ini.

Kemenangan akan memperbesar peluang mereka mengamankan tiket Liga Champions, sementara hasil negatif bisa membuat persaingan semakin ketat di papan atas klasemen.

Preview Everton vs MU

Secara performa, Manchester United tengah berada dalam tren positif. Setan Merah tidak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi, dengan empat di antaranya berakhir dengan kemenangan.

Satu-satunya kekalahan terbaru MU terjadi bulan lalu saat tumbang 1-2 dari Brighton & Hove Albion di ajang Piala FA.

Di sisi lain, performa Everton belum sepenuhnya stabil. The Toffees hanya meraih satu kemenangan dari empat laga terakhir di semua kompetisi, dengan dua pertandingan lainnya berakhir imbang.

Satu-satunya kemenangan dalam periode tersebut diraih saat mengalahkan Fulham dengan skor 2-1 pekan lalu.

Meski begitu, Manchester United tetap harus waspada. Dalam dua pertemuan terakhir melawan Everton di semua kompetisi, MU belum mampu meraih kemenangan.

Catatan tersebut tentu menjadi motivasi tambahan bagi skuad asuhan Michael Carrick untuk memutus tren negatif sekaligus menjaga momentum positif mereka dalam perburuan tiket Liga Champions.

Kondisi Tim

Everton mendapat kabar campuran jelang laga ini. Jake O’Brien harus absen setelah menerima kartu merah pada pertandingan Liga Premier terakhir melawan Bournemouth.

Sementara itu, Jack Grealish masih menepi dalam jangka panjang akibat cedera pergelangan kaki.

Namun, pelatih David Moyes mendapat suntikan tenaga dengan kembalinya Seamus Coleman. Bek senior tersebut berpeluang tampil untuk pertama kalinya sejak akhir Januari, menambah pengalaman di lini belakang The Toffees.

Di lini depan, Everton memiliki beberapa pemain yang cukup produktif musim ini. Thierno Barry dan Iliman Ndiaye sama-sama telah mencetak lima gol, jumlah yang juga dimiliki Kiernan Dewsbury-Hall.

Para penyerang tersebut mencetak tiga gol di kandang, sedangkan Dewsbury-Hall menyumbang dua gol di Merseyside.

Secara khusus, Dewsbury-Hall berpeluang mencatatkan sejarah. Ia bisa menjadi pemain Everton asal Inggris pertama sejak Andy King pada musim 1978/1979 yang mampu mencetak gol baik di kandang maupun tandang melawan Manchester United dalam satu musim.

Sementara itu, dari kubu Manchester United, meski beberapa kemenangan terakhir ditentukan oleh gol-gol telat Sesko, sosok kunci tetap berada pada diri Bruno Fernandes.

Kapten United itu tampil konsisten saat bermain tandang. Ia telah mencetak dua gol dan menyumbang delapan assist dalam sembilan penampilan tandang terakhirnya di Liga Inggris. Perannya sebagai pengatur serangan diyakini kembali menjadi penentu dalam laga ini.

Di sektor penyerangan, Bryan Mbeumo menjadi ancaman utama di laga tandang. Ia sudah mencetak 10 gol tandang musim ini, jumlah terbanyak dibanding pemain MU lainnya. Penyerang tersebut juga sejajar dengan Sesko dalam hal produktivitas gol tandang, masing-masing mengoleksi empat gol di laga luar kandang, dan berambisi menambah koleksinya.

Meski demikian, Carrick tetap harus memutar otak karena beberapa pemain absen akibat cedera. Mason Mount, Matthijs de Ligt yang mengalami masalah punggung, serta Patrick Dorgu yang dibekap cedera paha dipastikan tidak tampil.

Dengan kondisi kedua tim yang memiliki catatan dan motivasi masing-masing, duel di Merseyside ini diprediksi berlangsung ketat dan sarat kepentingan, terutama dalam perburuan zona Liga Champions.

(Tribunnews.com/Ali)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.