469 Pendaftar Berebut Beasiswa UIN Saizu 2026/2027, Calon Mahasiswa dari 36 Negara
abduh imanulhaq February 23, 2026 03:54 PM

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO- Sebanyak 469 calon mahasiswa internasional dari 36 negara resmi mendaftar program UIN Saizu International Student Scholarship Tahun Akademik 2026/2027 di Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto.

Direktur International Office UIN Saizu Purwokerto, Dr. Mohamad Sobirin menyebutkan, jumlah ini menjadi salah satu capaian tertinggi dalam sejarah penerimaan mahasiswa internasional di kampus tersebut.

Berdasarkan pembaruan data per 23 Februari 2026, pendaftar jenjang Sarjana (S1) mendominasi dengan 337 orang.

Sementara itu, jenjang Magister (S2) tercatat 118 pendaftar dan Doktor (S3) sebanyak 14 pendaftar.

Total keseluruhan mencapai 469 calon mahasiswa internasional.

Dr. Sobirin menyatakan, tingginya animo ini menunjukkan semakin kuatnya reputasi UIN Saizu di tingkat global.

“Antusiasme calon mahasiswa internasional UIN Saizu tahun ini sangat luar biasa. Hingga penutupan pendaftaran pada 22 Februari 2026, tercatat 469 pendaftar dari 36 negara," ujarnya, Senin (23/2/2026).

Ini membuktikan bahwa UIN Saizu semakin dipercaya sebagai destinasi studi internasional.

Sebaran pendaftar berasal dari berbagai kawasan, khususnya Afrika, Asia Selatan, dan Timur Tengah. 

Negara asal pendaftar meliputi Sudan, Somalia, Ethiopia, Sierra Leone, Pakistan, Nigeria, Ghana, Gambia, Yaman, Mali, Afghanistan, Komoro, Senegal, Suriah, Cote D’ivoire, Zimbabwe, Liberia, dan Malawi.

Kemudian Filipina, Burkina Faso, Guinea, Kamerun, Libya, Zambia, Timor Leste, Uganda, Kamboja, Chad, Somaliland, Benin, Thailand, Rwanda, Madagaskar, Mesir, Aljazair, dan Bangladesh.

Dr. Sobirin menjelaskan bahwa keberagaman negara asal ini memperkaya atmosfer akademik dan budaya di lingkungan kampus.

“Kami membangun ekosistem akademik yang inklusif dan multikultural. Kehadiran mahasiswa dari berbagai negara akan memperkuat pertukaran gagasan, budaya, dan perspektif global,” katanya.

Dari total 36 negara, sebanyak 24 negara tercatat sebagai partisipan baru dalam program beasiswa internasional UIN Saizu.

Negara-negara tersebut antara lain Somalia, Ethiopia, Afghanistan, Komoro, Senegal, Palestina, Tanzania, Sierra Leone, Mali, Suriah, Zimbabwe, Cote D’ivoire, Liberia, Burkina Faso, Malawi, Timor Leste, Guinea, Uganda, Chad, Somaliland, Benin, Rwanda, Madagaskar, dan Mesir.

Menurut Dr. Sobirin, masuknya negara-negara baru ini merupakan hasil dari intensifikasi promosi internasional dan penguatan jejaring kerja sama luar negeri yang dilakukan kampus dalam beberapa tahun terakhir.

“Kami terus memperluas jaringan global melalui kolaborasi akademik dan promosi digital. Respons tahun ini menunjukkan strategi internasionalisasi kampus berjalan efektif,” ujarnya.

Program UIN Saizu International Student Scholarship menawarkan skema beasiswa penuh (fully funded) bagi kandidat terpilih.

Beasiswa ini mencakup dukungan akademik dan pembinaan adaptasi bagi mahasiswa internasional selama menempuh studi di Indonesia.

Dengan jumlah pendaftar yang mencapai 469 orang, proses seleksi dipastikan berlangsung ketat.

Pihak kampus menargetkan mahasiswa yang lolos tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki komitmen pada pengembangan keilmuan dan kontribusi global.

Lonjakan pendaftar tahun ini sekaligus mempertegas posisi UIN Saizu Purwokerto sebagai kampus Islam negeri yang semakin diperhitungkan dalam peta pendidikan tinggi internasional. (***)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.