Purbaya Minta Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Uang LPDP Beserta Bunga: Jangan Hina Negara Sendiri
Rusaidah February 23, 2026 04:03 PM

 

BANGKAPOS.COM -- Menteri Keuangan RI Purbaya geram menanggapi konten alumnus LPDP Dwi Sasetyaningtyas yang belakangan viral.

Dwi Sasetyaningtyas disorot usai pamer anaknya pilih jadi Warga Negara (WN) Inggris daripada WNI.

Terkait hal itu sang menteri langsung buka suara.

Ia memastikan agar Dwi Sasetyaningtyas mengembalikan biaya Program LPDP ditambah bunga.

Menurutnya, Bos LPDP sudah berbicara terhadap suami Sasetningtyas (DS) dan diakui sudah setuju untuk mengganti semua dana Beasiswa yang diberikan LPDP sebagai ganjarannya.

Baca juga: Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP Disentil Wamen, Bangga Anak jadi WN Inggris, Cukup Aku WNI

"Pak Dirut sudah berbicara dengan (suami) terkait sepertinya dia setuju untuk mengembalikan uang yang dipakai olehnya di LPDP," kata Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa edisi Februari 2026, Jakarta, Senin (23/2/2026).

Menurut bendahara negara ini mengatakan pihaknya masih akan menghitung berapa banyak dana yang harus dikembalikan lengkap dengan bunga yang ada. 

Purbaya menyesalkan hal yang dilakukan Dwi Sasetningtyas (DS) sehingga berkaca dari kasus ini ia akan menegakkan aturan yang ada di LPDP.

"Saya harap teman-teman yang dapat pinjaman dari LPDP kalau nggak seneng ya gausah menghina negara lah. Jangan menghina negara sendiri," ungkapnya.

Purbaya mengingatkan sumber dana beasiswa LPDP berasal dari pajak dan sebagiannya utang yang disisihkan untuk memastikan sumber daya manusia (SDM) tumbuh.

Namun ia menyesalkan sikap DS alumni LPDP yang menggunakan hal ini untuk menghina negara.

Sehingga ia meminta uang beasiswa dikembalikan dengan bunga yang ada.

Bahkan Purbaya mengultimatum akan melakukan blacklist terhadap yang bersangkutan tidak dapat berkerja di lingkup pemerintahan.

"Nanti saya akan blacklist dia di seluruh pemerintahan tidak akan bisa masuk," tegas Purbaya.

Polemik konten Dwi Sasetyaningtyas

Polemik bermula dari video yang diunggah di Instagram dan Threads miliknya.

Dalam video tersebut, Dwi memperlihatkan surat dari otoritas Inggris terkait kewarganegaraan anak keduanya yang resmi menjadi British citizen.

“I know the world seems unfair. Tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu,” ujarnya dalam unggahan tersebut.

Unggahan itu segera viral dan memicu respons keras dari warganet. Banyak yang menilai narasi tersebut kurang bijak disampaikan oleh seorang awardee LPDP, mengingat beasiswanya dibiayai negara.

Polemik pun berkembang. Tak hanya isi konten yang diperdebatkan, kehidupan pribadi Dwi dan suaminya ikut dikulik, termasuk soal kewajiban pengabdian sebagai penerima beasiswa LPDP.

Dwi sendiri tercatat sebagai Sarjana Teknik Kimia dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Ia melanjutkan studi magister di Delft University of Technology, Belanda, mengambil jurusan Sustainable Energy Technology dengan beasiswa LPDP pada 2015 dan lulus pada 2017.

Selama masa pengabdian di Indonesia pada 2017–2023, Dwi menginisiasi penanaman 10.000 pohon bakau di berbagai pesisir, memberdayakan ibu rumah tangga agar berpenghasilan dari rumah, terlibat dalam penanggulangan bencana di Sumatera, hingga membangun sekolah di Nusa Tenggara Timur (NTT).

(Tribunnewsmaker.com/Kompas.com/Bangkapos.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.