Cegah Balap Liar, Satlantas Polres Palopo Gencarkan Patroli Subuh
Saldy Irawan February 23, 2026 05:20 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Palopo mengintensifkan pencegahan balap liar dengan patroli rutin pada waktu rawan, yakni saat subuh dan sore hari selama bulan suci Ramadan.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap maraknya aksi balap liar yang kerap dilakukan kalangan remaja, khususnya setelah sahur dan menjelang waktu berbuka puasa.

Kasat Lantas Polres Palopo, AKP Frans Niovaldo, mengatakan pihaknya memfokuskan pengamanan di sejumlah titik yang dianggap rawan.

“Selama bulan suci Ramadan, kami melaksanakan pengamanan dengan mencegah balap liar. Lokasi pencegahan antara lain di sekitar Masjid Jami Tua, Terminal, dan Pasar Sentral. Sementara pada sore hari menjelang berbuka puasa, kami juga melakukan pencegahan di sekitar Pelabuhan,” ujarnya saat ditemui di Mapolres Palopo, Kelurahan Boting, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Senin (23/2/2026).

Ia menambahkan, kendaraan yang terjaring aksi balap liar tetap diamankan dan dikenakan sanksi tilang.

“Sejauh ini sudah ada 11 kendaraan yang kami amankan dan didominasi remaja. Kendaraan tersebut akan dikenakan sanksi tilang,” jelasnya.

Menurutnya, penindakan dilakukan karena balap liar sangat meresahkan masyarakat serta berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Selain penertiban balap liar, Satlantas Polres Palopo juga melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas pada sore hari saat masyarakat berburu takjil.

Hal ini dilakukan untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar dan aman menjelang waktu berbuka puasa.

“Kami menurunkan personel pada sore hari saat masyarakat beraktivitas mencari takjil agar lalu lintas tetap aman dan terkendali,” tambahnya.

Sementara itu, pengamanan menjelang sahur dilaksanakan melalui patroli gabungan yang melibatkan fungsi Reskrim, Samapta, serta Lantas guna mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Palopo.

AKP Frans Niovaldo turut mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak melakukan balap liar demi keselamatan bersama.

“Kami mengajak para orang tua untuk bersama-sama mengingatkan dan mengawasi anak-anaknya agar tidak ikut balapan liar, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan lalu lintas,” tutupnya.

Fenomena balap liar di Palopo juga viral di media sosial.

Salah satunya diunggah akun Instagram @palopo.info pada Senin (23/2/2026) dengan keterangan “emak-emak turun tangan, aksi balap liar di wilayahnya mendadak dibubarkan”.

Dalam video tersebut, terlihat sekelompok remaja yang berada di atas sepeda motor berkumpul di sekitar Menara Payung Mall Palopo, Kelurahan Batupasi, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo.

Di tengah kerumunan remaja tersebut tampak seorang emak-emak yang berinisiatif membubarkan aksi balap liar itu.

Unggahan tersebut pun ramai dikomentari warganet.

Salah satunya akun @atta177635 yang menuliskan, “Coba adik-adik ke Sirkuit Ratona biar tidak ganggu masyarakat yang melintas". (*)

 

Laporan Wartawan Kontributor Tribun-Timur: Andi Bunayya Nandini

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.