Longsor dan Banjir Terjang Bondowoso, Jembatan Sentong Ambles
Samsul Arifin February 23, 2026 08:28 PM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sinca Ari Pangestu

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Hujan deras yang mengguyur wilayah Bondowoso mengakibatkan sejumlah bencana di beberapa titik pada Senin (23/2/2026).

​Hujan yang terjadi sejak pukul 13.00 WIB tersebut masih berlangsung hingga pukul 17.00 WIB.

Berdasarkan data yang diterima dari BPBD Bondowoso, berikut adalah sejumlah titik bencana yang terjadi

Baca juga: Akhir Konflik Waqaf Masjid Nurul Iman di Bondowoso, Kini Resmi Diserahkan ke NU

Daftar Titik Bencana di Bondowoso

• ​Longsor di Desa Kaligedang, Kecamatan Ijen.
• ​Luapan air sungai di Desa Jeruk Soksok, Kecamatan Binakal
• ​Longsor yang berdampak pada satu rumah di Desa Purnama, Kecamatan Tegalampel.
• ​Luapan air sungai di Gang Malabar, Kelurahan Kotakulon, Kecamatan Bondowoso.
• ​Luapan Dam Selolembu, Kecamatan Curahdami.
• ​Longsor di Desa Gadingsari, Kecamatan Binakal.
• ​Luapan air sungai di Desa Taman, Kecamatan Grujugan.
• ​Longsor yang berdampak pada dua rumah di Desa Sumber Tengah, Kecamatan Binakal.
• ​Satu rumah ambruk di Desa Pancoran, Kecamatan Bondowoso.
• ​Dua rumah di Dusun Biser, Desa Gubrih, Kecamatan Wringin, terdampak tanah longsor
• Jembatan Sentong di perbatasan Desa Sukowiryo dan Kelurahan Nangkaan ambles
• Banjir luapan di Jln Perikanan Darat RT 15 RW 5  Kecamatan Tenggarang

Dam Selolembu Meluap, Warga Evakuasi Balita

​Ibu Wafi, seorang pemilik rumah di Desa Selolembu, Kecamatan Curahdami, menuturkan bahwa hujan deras sejak siang menyebabkan air dari DAM meluap ke kediamannya. Seluruh bagian rumahnya terendam banjir dengan ketinggian sekitar 10 cm atau setinggi betis orang dewasa.

​Demi keselamatan, ia mengevakuasi bayinya yang berusia dua tahun ke rumah kerabat yang lebih aman. "Sudah dibawa ke rumah keponakan saya," jelasnya.

Baca juga: Usai Antar Telur, Mobil Kijang Terperosok ke Selokan di Bondowoso karena Hindari Jalan Berlubang

BPBD Sebar Tim ke Lokasi

​Kepala Bidang Logistik, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi BPBD Bondowoso, Tugas Riski Bahana, menjelaskan bahwa seluruh Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusdalops telah disebar ke berbagai lokasi untuk membantu warga serta melakukan asesmen kondisi terkini. Data yang  disampaikan ini masih berupa laporan sementara karena tim sedang bergerak ke lokasi untuk melakukan asesmen.

​"Kami sudah bergeser ke semua titik yang dilaporkan," ujarnya.

​Sementara itu, Sekretaris Desa Jeruk Soksok, Kecamatan Binakal, Hawito, menyampaikan bahwa luapan air dari saluran irigasi dan intensitas hujan yang tinggi merendam empat rumah serta satu pondok pesantren di desanya.

​"Tidak ada korban. Warga sudah bergotong royong membersihkan sisa material pada saluran yang tersumbat," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.