TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - PSIM Yogyakarta bakal menjamu Bali United di pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (23/2/2026) pukul 20.30 WIB.
Pertandingan ini merupakan laga kandang perdana PSIM di malam hari.
Pantauan Tribun Jogja di lokasi pada pukul 20.00 WIB atau 30 menit jelang kick off, kondisi stadion masih tampak sepi belum seramai seperti laga di sore hari.
Seorang suporter PSIM, Dika (22) mengaku sepinya penonton yang datang karena bertepatan dengan ibadah tarawih di bulan puasa.
"Mungkin masih pada salat di masjid. Kalau sebelum puasa atau sore bisanya udah rame jelang kick off," ujarnya.
Ia mengaku, alasannya datang lebih cepat ke stadion karena ingin mendapat posisi menonton yang bagus.
"Kalau datang ketika pertandingan udah jalan nanti susah milih tempat duduk. Jadi saya emang sering datang cepat," katanya.
Sementara itu, Wahyu (19) mengaku senang bisa mendapat momen menonton PSIM di malam hari.
"Ini momen langka di musim ini. Kayaknya baru ini yang main malam di sini di Sultan Agung jadi," jelasnya.
Sebelumnya, Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM Yogyakarta memastikan kuota penonton untuk laga kandang perdana malam hari di BRI Super League 2025/2026 dibatasi sebanyak 6.000 orang.
Jumlah itu berkurang 3.000 penonton dibanding laga kandang terakhir yang dibuka sekitar 9.000 kuota.
Ketua Panpel PSIM Yogyakarta, Wendy Umar Senoaji, mengatakan pembatasan kuota tersebut merupakan hasil koordinasi dan rekomendasi dari pihak Kepolisian.
“Untuk pelaksanaan pertandingan besok, kami diberikan kepercayaan dengan dukungan penonton di kisaran 6.000 dari pihak Kepolisian,” ujar Wendy, Sabtu (21/2/2026).
Ia menjelaskan, proses perizinan telah rampung dan Panpel sudah mengantongi rekomendasi dari Polda.
Pihaknya pun berterima kasih karena suporter tetap diperbolehkan hadir langsung di stadion.