Sholat Tahajud di Bulan Ramadhan 2026: Ini Bacaan Niat, Waktu Pelaksanaan dan Doa Setelah Sholat
Abu Hurairah February 23, 2026 11:32 PM

TRIBUNSUMSEL.COM -  Memaksimalkan momentum Ramadan, umat Muslim senantiasa meningkatkan ibadah sebanyak mungkin, salah satunya melalui salat tahajud. 

Ibadah sunah di sepertiga malam ini menjadi utama bagi yang mengerjakannya karena deretan keistimewaan dan pahala berlipat ganda.

Umat Muslim yang melaksanakan salah Tahajud digolongkan sebagai orang yang bertakwa dan ahli surga berdasarkan firman Allah dalam Surah Az-Zariyat ayat 15–18.

Salat Tahajud didirikan pada malam hari, yakni pada malam menjelang pagi atau sepertiga malam, setelah terjaga dari tidur.

Sama seperti hari biasa, sholat Tahajud di bulan Ramadhan dikerjakan minimal sebanyak dua rakaat dengan satu kali salam.

Waktu Pelaksanaan Sholat Tahajud

Dikutip dari buku Risalah Tuntunan Shalat Lengkap yang disusun oleh Drs. Moh Rifa'i, berikut waktu pelaksaan Sholat Tahajud:

1. Sepertiga Pertama, yaitu kira-kira dari jam 19.00 WIB - 22.00 WIB.

2. Sepertiga Kedua, yaitu kira kira dari jam 22.00 WIB - 01.00 WIB.

3. Sepertiga Ketiga, yaitu kira-kira dari jam 01.00 WIB sampai dengan masuknya waktu shubuh, ini adalah saat yang paling utama.

Batas sholat tahajud disebut pada saat terbitnya fajar saat masuk sholat subuh. Jika waktu shubuh pukul 05.00 WIB, maka masih bisa melaksanakan sholat tahajud jam 04.00 WIB.

Shalat Tahajud di bulan Ramadan

Dilansir dari Tribunjatim.com, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian agama (Kemenag) Adib menyatakan, salat tahajud boleh dilakukan meski sudah menjalankan salat tarawih.

"Setelah malamnya tarawih, pagi menjelang sahur dapat salat tahajud," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Senin (11/3/2024).

Menurutnya, salat tahajud dapat dilakukan sampai dengan waktu subuh atau ketika waktu sahur di bulan Ramadan.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan, umat Islam yang sudah salat tarawih tidak perlu lagi salat tahajud saat sahur.

"Kalau sudah tarawih dengan witir sudah cukup, tidak perlu lagi tahajud," ujarnya saat dikonfirmasi secara terpisah, Senin.

Adapun salat tahajud atau salat lail (malam) dilaksanakan usai bangun tidur setelah shalat isya sampai dengan terbitnya Matahari atau masuk waktu subuh.

Haedar menuturkan, pelaksanaan tarawih di bulan Ramadan sama dengan tahajud atau salat malam.

Hanya saja, waktu pelaksanaan tarawih lebih awal atau tidak dilakukan tengah malam seperti tahajud.

Dia menjelaskan, bulan Ramadan dapat diisi dengan membaca Alquran usai salat tarawih.

Selanjutnya, umat Islam bisa tidur dan beristirahat untuk bangun sahur pada waktu dini hari.

"Jadi, tetap banyak kegiatan ibadah, selain tarawih atau tahajud," tegasnya.

Kendati ada perbedaan pendapat, umat Islam bisa memilih di antara keduanya tanpa perlu menyalahkan satu sama lain.

Sebab, dua pendapat itu masing-masing memiliki dasar.

Hukum Sholat Tahajud

Sholat Tahajud hukumnya adalah sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Mengutip dari buku Siswa Fikih Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah, berikut dalil dianjurkannya Sholat Tahajud:

1. QS. Al Israa: 79

وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا - ٧٩

Artinya: Dan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.

2. QS. Adz Dzariyaat: 17-18

كَانُوْا قَلِيْلًا مِّنَ الَّيْلِ مَا يَهْجَعُوْنَ - ١٧

Artinya: mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam;

وَبِالْاَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُوْنَ - ١٨

Artinya: dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah).

3. QS. As Sajdah: 16-17

تَتَجَافٰى جُنُوْبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ يَدْعُوْنَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَّطَمَعًاۖ وَّمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَ - ١٦

Artinya: Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan penuh harap, dan mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.

فَلَا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَّآ اُخْفِيَ لَهُمْ مِّنْ قُرَّةِ اَعْيُنٍۚ جَزَاۤءًۢ بِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ - ١٧

Artinya: Maka tidak seorang pun mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyenangkan hati sebagai balasan terhadap apa yang mereka kerjakan.

Berikut tata cara Salat Tahajud yang bisa dipraktekan di rumah.

Tata Cara Salat Tahajud

1. Mengucapkan Niat Salat Tahajud

Berikut bacaan niat salat Tahajud 2 rakaat:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushallî sunnatat tahajjudi rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: "Saya (berniat) mengerjakan salat sunnah Tahajjud dua raka’at semata-mata karena Allah Ta’ala."

2. Salat Tahajud

Takbîratul ihrâm, dan seterusnya sebagaimana pelaksanaan salat pada umumnya sampai salam setelah dua rakaat.

3. Doa

Setelah salam atau selesai seluruh rangkaian salat kemudian membaca doa yang dipanjatkan Rasulullah SAW berdasarkan riwayat Imam al-Bukhari dan Muslim sebagaimana berikut:

اَللهم رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاءُكَ حَقٌّ، وَقَوْلُكَ حَقٌّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهم لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ، فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي. أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لآ اِلَهَ إِلَّا أَنْتَ. وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

Latin : Allâhumma rabbanâ lakal hamdu. Anta qayyimus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta mâlikus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta nûrus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu antal haqq. Wa wa‘dukal haqq. Wa liqâ’uka haqq. Wa qauluka haqq. Wal jannatu haqq. Wan nâru haqq. Wan nabiyyûna haqq. Wa Muhammadun shallallâhu alaihi wasallama haqq. Was sâ‘atu haqq. Allâhumma laka aslamtu. Wa bika âmantu. Wa ‘alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khâshamtu. Wa ilaika hâkamtu. Fagfirlî mâ qaddamtu, wa mâ akhkhartu, wa mâ asrartu, wa mâ a‘lantu, wa mâ anta a‘lamu bihi minnî. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. Lâ ilâha illâ anta. Wa lâ haula, wa lâ quwwata illâ billâh.

Artinya:  “Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad itu benar. Hari Kiamat itu benar. Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku. Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku. Engkau Yang Maha Terdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah.”

Keutamaan Sholat Tahajud

- Sholat Tahajud adalah sebaik-baiknya sholat fardhu.

- Sholat Tahajud merupakan kemuliaan bagi seorang mukmin.

- Sholat Tahajud merupakan kebiasaan orang shalih, amal untuk mendekatkan diri kepada Allah, menjauhkan dosa dan penghapusan kesalahan.

- Merupakan wasiat Rasulullah SAW

Baca juga: Sholawat Munjiyat Latin dan Artinya, Amalkan 100x Setelah Sholat Tahajud

Baca juga: Doa Sholat Tahajud Agar Cepat Dikabulkan Oleh Allah SWT, Lengkap Artinya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.