Inovasi Takjil di Ponorogo: Cothot Isi Kurma Laris Manis, Singkong Kukus Naik Kelas Selama Ramadan
Sudarma Adi February 24, 2026 01:14 AM

Laporan Wartawan Tribunjatim Network, Pramita Kusumaningrum

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Aroma singkong kukus mengepul dari warung Cucur Ceria di Jalan Cinde Wilis, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Jatim.

Kali ini menunya tidak sekedar cucur. Namun ada menu baru. Adalah Cothot isi kurma.

Di tangan kreatif Maya Nika Sari, singkong yang biasanya hanya diolah menjadi kolak, kini disulap menjadi cothot isi kurma yang manis dan mengenyangkan.

Baca juga: Sosok Chef David Bagi-bagi 200 Takjil Gratis Selama Ramadan di Pinggir Jalan: Saya Pernah Merasakan

Perpaduan Gurihnya Singkong dan Manisnya Kurma

Menu edisi Ramadan ini hadir sebagai takjil berbeda, memadukan gurihnya ketela dengan manis legit irisan kurma dan taburan gula pasir. Ditambah toping keju atau keju sesuai selera.

Pantauan Tribunjatim Network, cara buat Cothot isi kurma sangat sederhana.

Singkong dikukus hingga empuk. Kemudian dihancurkan dan ditambahi vanili.

Pasca itu, dibentuk seperti pastel. Isinya yang biasanya hanya gula pasir, untuk ramadan ini diganti dengan irisan kurma. Agar tak hilang rasa manisnya diberikan gula sedikit.

“Ini awalnya karena ingin membuat menu takjil untuk ramadan. Saya  berusaha membuat menu baru apa untuk menu takjil dan puluran yg membedakan dengan yang lain tidak sekedar kolak,” ungkap pembuat Cothot Isi Kurma, Maya Nika Sari, Senin (23/2/2026).

Dia menjelaskan bahwa Cothot isi kurma ini baru diluncurkan sepekan sebelum puasa Ramadan.

Walaupun baru sepekan, Maya mengaku setiap hari Cothot isi kurma miliknya terjual 500 per hari.

“Jadi satu cothot diharga Rp 1000. Bisa dikalikan saja 500 kali Rp 1000. Itu minimal kadang lebih juga,” kata ibu dua orang anak ini.

Dia menyatakan bahwa cothot isi kurma ini rasanya gurih karena dari singkong. Kemudian ada rasa manis karena berisi kurma dan diberikan gula pasir,

“Edisi ramadan jadi buat yang berisi kurma. Kurma banyak mengandung gizi puasanya kuat dan sehat,” tambah Maya.

Salah satu konsumen bernama Fitri mengaku bahwa saat mengigit Cothot isi kurma rasanya gurih. Pun tidak terasa “eneg” karena tidak terlalu manis.

Baca juga: Cara Gampang War Penukaran Uang Baru untuk Lebaran, Warga Ponorogo Tak Kapok

“Rasanya lebih gurih kurma kerasa gak enek. Kalau ori lebih manis. Cocok buat menu takjil bisa. Sekali makan kurang, ya dua lah kenyang,” kisahnya.

Fitri menyatakan selama ramadan ketagihan cothot isi kurma. Dulu sebelum ramadan dia langganan beli cothot original,

“Biasa beli cotot disini. Karena ditempat lain ndak ada sebelumnya ori. Ini baru, jadi singkong tak sekedar kolak,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.