PROHABA.CO, SIGLI - Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso, melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga bahan pokok di Pasar Pante Teungoh, Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Senin (23/2/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Dalam sidak tersebut, Mendag berdialog langsung dengan para pedagang guna menanyakan harga sejumlah komoditas utama seperti cabai, bawang, ayam, telur, minyak goreng, dan beras.
Ia juga membeli sejumlah bahan pokok dari pedagang untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat yang hadir di lokasi pasar.
“Kami menanyakan langsung harga cabai, bawang, ayam, telur, dan komoditas lainnya.
Saat sidak, kami juga membeli barang dagangan pedagang untuk kemudian diserahkan kepada masyarakat,” ujar Budi Santoso dikutip Serambinews.com, Senin (23/2/2026).
Baca juga: Ketua PII Apresiasi Langkah Cepat Polda Aceh Tangkap Pelaku Penistaan Agama
Sidak ini juga dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi Kabupaten Pidie yang sempat terdampak banjir bandang pada November 2025.
Pemerintah ingin memastikan distribusi dan stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga pascabencana, terlebih menjelang Ramadhan yang biasanya diikuti peningkatan permintaan.
Kegiatan tersebut turut didampingi Bupati Pidie Sarjani Abdullah, Wakil Bupati Pidie Alzaizi, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Aceh Ihsan, serta Sekda Pidie Samsul Azhar.
Sebelum meninjau harga di pasar, Mendag terlebih dahulu menyerahkan bantuan beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada warga yang telah mengantre.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Dari hasil pemantauan langsung, Mendag menyebutkan bahwa harga komoditas di Pasar Pante Teungoh relatif stabil dan pasokan dalam kondisi terkendali.
Baca juga: Mendagri Tito Karnavian Tinjau 1.500 Hektare Sawah Tertimbun Lumpur di Pidie Jaya
Beberapa harga yang terpantau di antaranya bawang putih Rp35.000 per kilogram, bawang merah Rp35.000 per kilogram, cabai merah berkisar Rp30.000 hingga Rp50.000 per kilogram, serta daging ayam Rp30.000 per kilogram.
Untuk komoditas telur, pedagang eceran menjual Rp55.000 per papan, sementara di toko grosir Rp52.000 per papan.
Minyak goreng merek Minyakita dijual Rp15.700 per liter dan beras premium Rp63.000 per sak ukuran 5 kilogram.
“Secara umum harganya bagus dan pasokan terkendali. Kami berterima kasih kepada Bupati Pidie dan Bulog yang telah menjaga stabilitas harga komoditas, baik pascabanjir bandang maupun menjelang Ramadhan,” jelasnya.
Selain meninjau pasar tradisional yang menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat Sigli tersebut, Mendag juga mengunjungi gudang Perum Bulog di Kecamatan Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie.
Gudang tersebut memiliki kapasitas penyimpanan hingga 2.300 ton beras.
Stok beras yang tersedia direncanakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada Februari hingga Maret 2026.
Selain itu, Bulog juga akan menyerap gabah hasil panen petani pada tahun 2026 guna menjaga ketersediaan cadangan pangan dan mendukung kesejahteraan petani lokal.
(Serambinews.com/Muhammad Nazar)
Baca juga: Wabup Pidie Jaya Hasan Basri Mundur dari Ketua Satgas Bencana, Akui Tak Mampu Tangani Pascabanjir
Baca juga: Pria 54 Tahun Ditemukan Tergantung di Kebun Sawit Aceh Timur, Diduga Depresi Usai Cerai
Baca juga: Wakil Bupati Muchsin Hasan Sidak ke RSUD Datu Beru, Ini Pengharapannya kepada Tenaga Medis