Lampu Batok Kelapa Bertenaga Surya, Ketika Inovasi Bersanding dengan Keberlanjutan
Content Writer February 24, 2026 12:03 PM

TRIBUN-BALI.COM - Bisnis, inovasi, dan bahkan keindahan dapat berjalan beriringan dengan prinsip keberlanjutan. Hal tersebut telah dibuktikan oleh Siti Nurul Adhimiyati melalui Decoco Luminer.

Decoco Luminer adalah brand desain pencahayaan berkelanjutan yang menghadirkan lampu artistik dari batok kelapa dan bahan alami lainnya dengan teknologi tenaga surya. Setiap produknya dirancang untuk memadukan estetika, inovasi energi bersih, serta pemberdayaan pengrajin lokal di Bali. 

Ide membangun bisnis ini tak terlepas dari keinginan Nurul—yang berlatar belakang pendidikan bidang edukasi lingkungan—untuk memiliki usaha yang memberikan dampak positif terhadap lingkungan. Menyadari besarnya potensi batok kelapa di Bali, ia mulai merancang gagasan untuk membangun usahanya.

“Sampah batok kelapa kan cukup banyak di Bali. Selama ini batok kelapa biasanya jadi bahan bakar, jadi arang, tapi nilainya tidak seberapa. Jadi kami ingin meningkatkan value-nya, agar tidak terbuang begitu saja,” ungkap Nurul dalam wawancara khusus dengan Tribunnews beberapa waktu lalu.

“Dari situlah kami mencoba untuk mengolahnya menjadi lampu taman yang berukir, yang tidak hanya menerangi ruangan, tetapi juga membawa cerita dan dampak baik untuk alam dan teman-teman pengrajin di Bali,” sambungnya. 

Baca juga: Jurnalisme Inspiratif di Bumi CIMB Niaga Bogor, Diikuti Puluhan Jurnalis Dari Belasan Kota

Menyeimbangkan Bisnis dan Prinsip Keberlanjutan

Siti Nurul Adhimiyati, Founder dan CEO Decoco Luminer
Siti Nurul Adhimiyati, Founder dan CEO Decoco Luminer. Nurul membawa Decoco Luminer dengan produk lampu artistik dari batok kelapa bertenaga surya naik kelas melalui Program Community Link #JadiNyata.

Setelah melalui proses research and development yang cukup panjang, Decoco Luminer berhasil menghadirkan produk pencahayaan berkarakter yang mulai mendapatkan tempat di pasar conscious lifestyle, segmen konsumen yang mencari produk estetis sekaligus berdampak positif bagi lingkungan. 

“Kami ingin membawa cerita keberlanjutan, yang tidak hanya bisa dijual, tapi juga memiliki cerita yang cukup unik dan cukup baik karena memang fokus kami ingin menghadirkan produk yang bisa mengenalkan transisi energi,” ceritanya. 

Mengingat prinsip tersebut, Nurul mengaku salah satu tantangan terbesar adalah menjaga keseimbangan antara keberlanjutan dan bisnis.

“Meski menggunakan material yang ramah lingkungan, namanya bisnis bagaimanapun harus tetap profit. Prosesnya juga dilakukan dengan etis, termasuk memberikan insentif yang layak kepada para pengrajin. Ini seperti investasi jangka panjang agar konsumen sadar ke depannya mereka tidak hanya membeli produk, tapi juga nilai baik di balik produknya,” kata Nurul. 

Komitmen pemberdayaan ini menjadi bagian dari rantai produksi Decoco Luminer, dengan melibatkan pengrajin di Tampaksiring, Bali, hingga komunitas di Blora, Jawa Tengah, kota asal Nurul. Hal ini menciptakan dampak ekonomi yang lebih merata sekaligus menjaga keberlanjutan keterampilan lokal. Bentuk tanggung jawab kepada masyarakat ini dilakukan dengan menggandeng para pengrajin lokal, ibu-ibu setempat, dan bahkan membuka kesempatan bagi anak muda untuk magang dan mengembangkan ide-ide yang ramah lingkungan di Decoco Luminer.

Bagi Decoco Luminer, cahaya bukan sekadar fungsi melainkan medium untuk menghadirkan kesadaran baru tentang bagaimana desain, energi bersih, dan dampak sosial dapat hadir dalam satu produk.

Baca juga: Layanan Digital Tingkatkan Nasabah di Bali, Kredit CIMB Niaga Mengucur Deras, UMKM Mudah Akses

produk katalog decocoluminer
Sumber: decocoluminer

Belajar Bisnis Bersama CIMB Niaga

Berawal dari keputusan untuk membuka rekening di CIMB Niaga pada tahun 2024, terbuka jalan bagi Nurul dan Decoco Luminer untuk menunjukkan inovasi lewat kompetisi ide sosial Community Link #JadiNyata 2024. Dalam kompetisi tersebut, produk lampu inovatif dan ramah lingkungan dari Decoco Luminer keluar sebagai salah satu dari tiga pemenang di program ini.

“Sejujurnya kami tidak expect jadi pemenang. Apa yang kami berikan adalah apa yang kami kerjakan. Bahkan saat itu kami sempat mentok di permodalan. Tapi itu yang coba kami sampaikan kepada pada juri, bahwa ini adalah sesuatu yang membawa dampak baik, baik bagi teman-teman pengrajin maupun konsumen,” katanya.

Setelah memenangkan Community Link #JadiNyata 2024, Decoco Luminer mendapatkan pendanaan serta pendampingan dari tenaga ahli. Mimpi yang selama ini diidamkan oleh Nurul untuk mengembangkan Decoco Luminer pun perlahan mulai terwujud. Nurul menyebut, ada banyak hal berharga yang dipelajarinya dari pendampingan CIMB Niaga.

“Dukungan pendampingan dari CIMB Niaga membuat kami semakin kuat. Kebetulan di Decoco Luminer tidak ada tim yang latar belakangnya bisnis. Dengan adanya pendampingan tersebut, kami lebih siap menghadapi dunia usaha, dipertemukan dengan potential partner, bisa mengikuti kelas-kelas online, serta mengikuti kegiatan business matching. Kami pun dapat menentukan strategi bisnis yang bisa diikuti langkah-langkahnya. Secara tidak langsung kesempatan inilah yang memberikan jalan bagi kami untuk next step dalam mengejar mimpi dan aspirasi bisnis Decoco Luminer #JadiNyata,” tuturnya.

Untuk mendukung operasional usaha dan berbagai kebutuhan pribadi, Nurul sehari-hari menggunakan aplikasi OCTO dari CIMB Niaga, yang memberikan beragam kemudahan. Bukan hanya untuk transaksi dalam mata uang rupiah. 

Kemudahan itu juga ia rasakan saat bertransaksi menggunakan mata uang asing, seperti ketika Decoco Luminer mendapatkan kesempatan untuk melakukan ekspor produk ke Australia. Dengan fitur yang ditawarkan Tabungan OCTO Savers Valas, Nurul bisa langsung melakukan transaksi dengan mata uang negara tujuan tanpa harus ribet menukarkan uang ke valuta asing terlebih dahulu.

“Pengalaman kami bersama CIMB Niaga sejauh ini cukup menyenangkan. Aplikasi OCTO punya User Interface yang menarik dan gampang diakses. Fiturnya lengkap, bahkan transfer-transfer pun bisa tanpa biaya dengan fitur BI-FAST,” ungkapnya.

Ke depannya, Nurul berharap makin banyak orang yang mengenal Decoco Luminer. Ia juga ingin usahanya bisa jadi contoh bahwa dengan niat yang baik bisnis dapat terus bertumbuh tanpa meninggalkan tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Apalagi dengan didukung oleh institusi keuangan seperti CIMB Niaga, yang punya peran strategis untuk mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan seperti kami. Semoga CIMB Niaga juga jadi makin besar agar bisa mendukung lebih banyak bisnis-bisnis berkelanjutan seperti kami ini,” ucap Nurul.

Sebagai penutup, Nurul juga memberi pesan untuk generasi muda yang ingin berbisnis.

“Memulai bisnis di awal memang rasanya susah, tapi percayalah ketika kita punya semangat positif untuk tumbuh tanpa meninggalkan tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat, maka dengan persistensi kita akan terbuka jalan untuk terus maju,” pungkasnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.