Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok
TRIBUNPALU.COM, PALU - Aliansi mahasiswa dari 4 Universitas di Kota Palu menggelar unjuk rasa di depan kantor DPRD Sulteng pada Selsa (24/2/2026).
Massa aksi tiba dengan jumlah sekitar 50 orang menggunkana mobil sound pick up warna putih.
Unjuk rasa itu juga diwarnai dengan aksi bakar ban di depan Kantor DPRD Sulteng.
Aliansi mahasiswa itu terdiri dari 4 Universitas, yaitu Universitas Tadulako, Universitas Muhammadiyah, Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama dan Universitas Al Khairaat (Unisa).
Baca juga: Permintaan Meningkat Saat Puasa, Harga Ikan di Masomba Palu Berangsur Naik
Salah satu mahasiswa dalam orasinya mengatakan bahwa mereka menuntut reformasi pada tubuh institusi Polri.
Ia juga mengatakan bahwa institusi kepolisian sudah tidak memberikan citra baik kepada masyarakat.
Yang dimana terdapat oknum polisi baik anggota yang membunuh anak sekolah hingga mantan Kapolres yang terlibat narkoba.
"Saya sampaikan, bahwa polisi tidak bisa dikatakan oknum apabila melakukan kejahatan," kata orator dari Universitas Al Khairaat.
Baca juga: Kapolda Sulteng Pimpin Apel Siaga Ramadhan 1447 H, Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas
Pantauan TribunPalu.com, massa aksi disambut oleh anggota DPRD Sulteng, H. Arnita H Ali dan Hidayat Pakamundi.