Penyidikan Kematian Mahasiswi Unima Evia, Kuasa Hukum Siapkan Ahli Bahasa Siau
Glendi Manengal February 24, 2026 04:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Penyidikan kasus dugaan pelecehan seksual terhadap Evia, mahasiswi UNIMA yang meninggal dunia tak wajar di tempat kosnya di Tomohon terus bergulir. 

Diketahui kasus tersebut tengah ditangani Direktorat PPA PPO Polda Sulut. 

Beberapa waktu lalu, kasus tersebut naik status, dari penyelidikan ke penyidikan. 

Kuasa hukum Keluarga Evia, Zhem Wengen menuturkan, pihaknya menyediakan saksi ahli bahasa Siau. 

"Kami sediakan ahli bahasa Siau sesuai permintaan dari penyidik Polda Sulut," kata dia Selasa (24/2/2026). 

Dikatakannya, chatingan Evia adalah puzzle dari misteri kematiannya. 

Dan chatingan itu ditulis dengan bahasa Siau. 

"Jadi diminta ahli bahasa Siau," katanya. 

Ia berterimakasih pada pihak adat yang telah membantu menyediakan ahli Bahasa Siau. 

Sem menuturkan, sejauh ini sudah ada 13 saksi yang diperiksa. 

Termasuk diantaranya orang tua Evia. 

"Ada Satgas, beberapa mahasiswi, ahli dan lainnya," katanya. 

Sem berharap kasus ini dapat ditangani dengan baik dan segera ada penetapan tersangka. 

Diketahui kasus kematian Evia menggemparkan publik pada akhir 2025 lalu. 

Jenazah Evia ditemukan tergantung di bagian ruang tamu rumah kosnya. 

Sejumlah kejanggalan menyertai peristiwa itu.

Salah satunya adalah beredarnya surat yang ditulis Evia mengenai dugaan pelecehan seksual oleh seorang oknum dosen UNIMA. (Art) 

Baca juga: Harga Daging Sapi dan Ayam di Pasar Bersehati Manado Naik Selasa 24 Februari 2026, Ini Daftarnya

(TribunManado.co.id/Art)

-

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.