TRIBUNMANADO.CO.ID - Update peringatan dini cuaca untuk wilayah Sulawesi Utara pada Selasa, 24 Februari 2026 pukul 13.50 WITA menyebutkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang mulai pukul 14.00 WITA.
Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Kabupaten Bolaang Mongondow (Passi Timur), Kabupaten Minahasa (Tondano Timur, Kombi, Kakas, Tompaso, Langowan Timur, Kawangkoan, Langowan Selatan, Langowan Utara, Kakas Barat), Kabupaten Minahasa Selatan (Modoinding, Maesaan), Kabupaten Minahasa Utara (Kema, Kauditan), Kabupaten Minahasa Tenggara (Tombatu, Ratahan Timur), Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolangitang Timur), Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Kotabunan), serta Kota Bitung (Matuari, Girian).
Baca juga: Update Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Bersehati Manado, Selasa 24 Februari 2026: Daging Ayam Naik
Cuaca ekstrem ini juga berpotensi meluas ke sejumlah wilayah lain di Minahasa, Bolaang Mongondow Raya, Minahasa Selatan, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow Selatan, serta Kota Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.
Kondisi tersebut diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 16.00 WITA.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi genangan air, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas akibat cuaca buruk.
Selengkapnya berdasarkan rilis BMKG:
Update Peringatan Dini Cuaca Wilayah Sulawesi Utara tanggal 24 Februari 2026 pukul 13:50 WITA berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pkl 14:00 WITA di
Kabupaten Bolaang Mongondow: Passi Timur,
Kabupaten Minahasa: Tondano Timur, Kombi, Kakas, Tompaso, Langowan Timur, Kawangkoan, Langowan Selatan, Langowan Utara, Kakas Barat,
Kabupaten Minahasa Selatan: Modoinding, Maesaan,
Kabupaten Minahasa Utara: Kema, Kauditan,
Kabupaten Minahasa Tenggara: Tombatu, Ratahan Timur,
Kabupaten Bolaang Mongondow Utara: Bolangitang Timur,
Kabupaten Bolaang Mongondow Timur: Kotabunan,
Kota Bitung: Matuari, Girian
Dan dapat meluas ke wilayah
Kabupaten Minahasa: Danau Tondano, Tondano Barat, Eris, Lembean Timur, Remboken, Langowan Barat, Sonder, Pineleng, Tombulu, Tombariri, Tondano Utara, Tondano Selatan,
Kawangkoan Utara, Kawangkoan Barat, Mandolang, Tombariri Timur, Tompaso Barat,
Kabupaten Bolaang Mongondow: Sang Tombolang, Dumoga Barat, Dumoga Utara, Bolaang, Lolayan, Passi Barat, Poigar, Bolaang Timur, Bilalang,
Kabupaten Minahasa Selatan: Tompaso Baru, Ranoyapo, Motoling, Sinonsayang, Tenga, Amurang, Tumpaan, Tareran, Kumelembuai, Amurang Barat, Amurang Timur, Tatapaan, Motoling Barat, Motoling Timur, Suluun Tareran,
Kabupaten Minahasa Utara: Airmadidi, Dimembe, Kalawat,
Kabupaten Minahasa Tenggara: Ratahan, Pusomaen, Belang, Ratatotok, Touluaan, Touluaan Selatan, Silian Raya, Tombatu Timur, Tombatu Utara, Pasan,
Kabupaten Bolaang Mongondow Utara: Bintauna, Bolangitang Barat, Kaidipang, Pinogaluman,
Kabupaten Bolaang Mongondow Timur: Tutuyan, Nuangan, Modayag, Modayag Barat, Motongkad, Mooat,
Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan: Posigadan, Pinolosian Tengah, Pinolosian Timur,
Kota Bitung: Lembeh Selatan, Madidir, Ranowulu, Aertembaga, Maesa, Lembeh Utara,
Kota Tomohon: Tomohon Selatan, Tomohon Tengah, Tomohon Utara, Tomohon Barat, Tomohon Timur,
Kota Kotamobagu: Kotamobagu Utara, Kotamobagu Timur, Kotamobagu Selatan, Kotamobagu Barat
Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pkl 16:00 WITA
Prakirawan BMKG - Sulawesi Utara
Sulawesi Utara adalah provinsi di ujung utara Pulau Sulawesi yang kaya akan kekayaan alam, budaya, dan tradisi. Ibu kotanya, Manado, menjadi pusat pemerintahan sekaligus gerbang utama pariwisata provinsi ini.
Sulawesi Utara terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya, terutama Taman Nasional Bunaken yang mendunia, serta pegunungan dan danau yang memesona seperti Danau Tondano dan Gunung Lokon.
Selain alamnya yang menawan, provinsi ini juga memiliki kekayaan budaya dan toleransi antarumat beragama.
Masyarakatnya hidup rukun dengan semboyan lokal “Torang Samua Basudara”, menegaskan nilai persaudaraan yang kuat di tengah keberagaman.
Kuliner khasnya, seperti tinutuan (bubur Manado) dan cakalang fufu, menambah daya tarik bagi wisatawan yang datang.
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini