TRIBUNSUMSEL.COM - Zakat merupakan salah satu dari rukun Islam yang wajib ditunaikan oleh setiap umat muslim di bulan Ramadhan.
Saat menunaikan zakat, pemberi dianjurkan untuk membaca doa.
Begitu juga bagi penerima zakat baik itu petugas atau orang yang berhak menerima zakat dianjurkan untuk membaca doa.
Hal tersebut dilakukan untuk membalas kebaikan pemberi zakat.
Dikutip dari kabsumenep.baznas.go.id, adapun bacaan doa ketika menerima zakat yakni sebagai berikut.
Latin: Aajarokallaahu Fiimaa A’thoita Wabaaroka Fiimaa Abqoita Waja’alahu Laka Thohuuron
Artinya: Semoga Allah memberikan pahala kepadamu pada barang yang engkau berikan (zakatkan) dan semoga Allah memberkahimu dalam harta-harta yang masih engkau sisakan dan semoga pula menjadikannya sebagai pembersih (dosa) bagimu"
____ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى آلِ
Lafal latin: Allahumma sholli 'ala ali …………………….. (nama orang yang membayarkan zakat fitrah)
Arti: Ya Allah, berilah ampunan kepada ……………………….
Cara menerima zakat yang baik menurut Islam adalah menerimanya dengan tangan kanan, tulus ikhlas, dan mengucapkan terima kasih serta mendoakan pemberi zakat (muzakki) sebagai bentuk syukur.
Mustahik (penerima) dianjurkan mendoakan agar harta muzakki berkah dan disucikan.
1. Waktu Harus: dari awal sampai akhir bulan .
2. Waktu Wajib: Setelah matahari terbenam pada akhir bulan Ramadhan.
3. Waktu Afdhal: Setelah melaksanakan solat subuh pada hari akhir Ramadhan sampai sebelum mengerjakan sholat idul fitri.
4. Waktu Makruh: Melaksanakan sholat idul fitri sehingga sebelum terbenam matahari.
5. Waktu Haram: Setelah matahari terbenam pada hari raya Idul Fitri.
Dikutip dari laman Baznas, 8 golongan yang berhak sebagai penerima zakat yakni sebagai berikut:
1. Fakir
Fakir adalah orang-orang yang memiliki harta, tapi sangat sedikit.
Golongan fakir tak memiliki atau sulit mencukupi kebutuhan pokok harian dan sudah sepatutnya mendapat bantuan.
2. Miskin
Selain fakir, ada pula golongan miskin yang berhak menjadi penerima zakat.
Hampir sama dengan fakir, bedanya miskin masih memiliki harta akan tetapi hanya cukup untuk makan sehari-hari saja.
3. Amil
Golongan yang berhak menerima zakat selanjutnya yakni Amil.
Amil adalah mereka yang mengurus zakat mulai dari penerimaan zakat hingga menyalurkannya kepada orang yang membutuhkan.
4. Mualaf
Seorang yang mualaf juga memiliki hak sebagai penerima zakat.
Mualaf adalah sebutan untuk orang yang baru masuk Islam.
Hal tersebut bertujuan agar orang-orang semakin mantap meyakini Islam sebagai agamanya, Allah sebagai Tuhan dan Muhammad sebagai rasul-Nya.
5. Riqab
Riqab atau yang biasa disebut hamba sahaya merupakan umat Islam yang menjadi korban perdagangan manusia, pihak yang ditawan oleh musuh Islam, atau orang yang terjajah dan teraniaya.
Mereka adalah budak yang ingin memerdekakan dirinya.
Di zaman dahulu, banyak orang yang dijadikan budak oleh saudagar-saudagar kaya.
Maka untuk memberi meringankan penderitaan, mereka juga berhak menerima zakat.
Biasanya dulu zakat digunakan untuk membayar atau menebus para budak agar mereka dimerdekakan.
6. Gharimin
Gharimin yakni mereka yang berutang untuk kebutuhan hidup dalam mempertahankan jiwa dan izzahnya.
Dengan kata lain mereka yang berutang untuk kemaslahatan diri seperti mengobati orang sakit atau untuk kemaslahatan umum seperti membangun sarana ibadah, dan tidak sanggup membayar pada saat jatuh tempo pembayaran.
7. Fi Sabilillah
Pada dasarnya yang dimaksud dengan sabilillah adalah segala sesuatu yang bertujuan untuk kepentingan di jalan Allah.
Mereka yang berjuang di jalan Allah dalam bentuk kegiatan dakwah, jihad, dan sebagainya juga berhak menerima zakat.
8. Ibnu Sabil
Ibnu Sabil disebut juga sebagai musaffir atau orang-orang yang sedang melakukan perjalanan jauh termasuk pekerja dan pelajar di tanah perantauan.
Selain itu, ibnu sabil juga termasuk golongan musafir yang kehabisan biaya di perjalanan dalam ketaatan kepada Allah.
Demikian bacaan doa menerima zakat fitrah lengkap tulisan latin dan artinya, mudah diamalkan.
Baca juga: Besaran Zakat Fitrah 2026 Rp 50 Ribu per Orang, Ini Waktu Terbaik Membayar dan Tata Caranya
Baca juga: Kapan Waktu Membayar Zakat Fitrah 2026? Ini Besaran Zakat Fitrah dan Bacaan Niatnya