Elpiji 3 Kg Langka Tembus Rp 25 Ribu di Jember, Pemkab Sebut karena Panic Buying
Haorrahman February 24, 2026 11:35 PM

 


TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Awal Ramadan terjadi kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram di sejumlah kecamatan di Jember. Kondisi ini memicu kenaikan harga di tingkat pengecer.

Di Kecamatan Mayang misalnya, tabung gas bersubsidi yang dikenal sebagai gas melon itu sempat dijual hingga Rp 25 ribu per tabung. Padahal, harga eceran tertinggi (HET) di tingkat pangkalan telah ditetapkan.

Baca juga: LPG 3 Kilogram di Bondowoso Tembus Rp 23 Ribu, Pemakaian Meningkat saat Ramadan 2026

Panic Buying

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Jember, Sartini, menilai kelangkaan tersebut dipicu oleh aksi panic buying masyarakat yang khawatir tidak kebagian stok.

"Mereka karena panik, sehingga mereka menimbun. Padahal tidak harus seperti itu," ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, aksi borong tabung gas oleh masyarakat membuat seolah-olah terjadi kelangkaan di lapangan.

"Mungkin masyarakat sendiri yang panic buying. Sehingga seolah-olah ada kelangkaan," kata Sartini.

Ia menegaskan, harga elpiji 3 kg dari agen ke pangkalan dibanderol Rp 18 ribu sesuai HET. Jika ada pangkalan menjual di atas ketentuan, misalnya Rp 20 ribu, maka dapat dikenai sanksi hingga pencabutan izin oleh Pertamina.

Baca juga: Antrean Gas Elpiji 3 Kg Mengular di Bondowoso, Warga Pulang Tangan Kosong

Tambah Pasokan

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama Ramadan, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus memastikan adanya tambahan suplai.

Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyebut penambahan pasokan mencapai 50 ribu tabung per hari.

"Kami perkirakan ada penambahan sebanyak 50 ribu tabung per hari menjelang Ramadan. Dan pada Ramadan nanti kami akan terus pantau situasinya," katanya.

Menurut Ahad, langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi elpiji 3 kg tetap lancar selama Ramadan hingga Idul Fitri.

"Untuk memastikan tidak ada kendala saat pendistribusian saat jelang atau ketika Ramadan maupun Idul Fitri nantinya," ujarnya.

Ia menambahkan, konsumsi harian masyarakat Jember pada hari normal mencapai sekitar 70 ribu tabung. Hingga kini, pengiriman disebut berjalan normal tanpa pengurangan suplai.

Pertamina juga terus mengimbau masyarakat agar membeli elpiji 3 kg di pangkalan resmi, bukan melalui pengecer, guna menghindari harga di atas HET.



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.