Sistem pengumpulan dan penilaian tugas siswa kini dibuat lebih mudah di Uni Emirat Arab (UEA) selama Ramadan. Kementerian Pendidikan memperkenalkan sistem digital terpadu untuk semua jenjang dari TK hingga SMA.
Langkah itu bagian dari program bertajuk 'Ramadan with the Family' yang bertujuan memperkuat konsistensi dan transparansi pembelajaran digital di seluruh sekolah negeri. Dengan sistem ini, siswa bisa mengumpulkan tugas secara online dan guru lebih mudah menilai secara transparan.
Lalu, bagaimana sistem ini diterapkan selama Ramadan?
Semua Tugas Siswa Kini Lewat Sistem Digital Terpadu
Sistem pengumpulan dan penilaian tugas siswa di UEA kini lebih terorganisir. Kementerian Pendidikan menyebut semua tugas dan evaluasi akan diunggah melalui Learning Management System (LMS) alias sistem pembelajaran terpadu sesuai rencana kurikulum yang telah disetujui.
Tujuannya adalah membuat prosedur lebih jelas, memudahkan pemantauan prestasi akademik, dan memastikan penilaian lebih adil bagi semua siswa di setiap jenjang.
Sistem ini membagi proses menjadi beberapa langkah untuk guru dan sekolah. Guru harus memasukkan judul evaluasi, lalu mengunggah instruksi yang jelas. Selanjutnya, guru menentukan jenis tugas dan kriteria penilaian. Setelah itu, mereka menetapkan batas waktu pengumpulan sebelum tugas resmi dirilis di platform, seperti dilansir Gulf News.
Guru diminta membuka rencana pembelajaran, memilih modul 'Ramadan with the Family 2026' dan mengaktifkan konten yang relevan sebelum menambahkan penilaian. Setiap tugas diberi label dalam bahasa Inggris seperti 'Week 1', 'Week 2', atau 'Week 3', lengkap dengan panduan aktivitas yang jelas. Tugas akan dikategorikan sebagai 'handout' atau selebaran dan dinilai dengan poin maksimal 10.
Bagi siswa dan orang tua, sistem menetapkan format pengumpulan tugas standar. Tugas bisa dikumpulkan dalam bentuk gambar, file Word atau PowerPoint, atau video dengan ukuran maksimal 50MB. Siswa harus menekan tombol 'Submit' agar tugas mereka tercatat dan dinilai.
Kementerian Pendidikan menekankan bahwa proses digital standar ini tidak hanya menyederhanakan metode mengajar dan menilai. Sistem ini juga mengurangi kesenjangan antar sekolah dan memperkuat peran keluarga dalam mendukung pembelajaran selama Ramadan.
Uni Emirat Arab Terapkan PJJ Setiap Jumat untuk Siswa Selama Ramadan
Sebelumnya, Kementerian Pendidikan Uni Emirat Arab (UEA) memperkenalkan program 'Ramadan with the Family' di tahun 2026. Sekolah negeri akan menggelar pembelajaran jarak jauh (PJJ) setiap Jumat selama Ramadan. Kebijakan ini mulai berlaku pada Rabu (18/2/2026).
Setiap Jumat, siswa sekolah negeri belajar dari rumah. Langkah ini bertujuan memperkuat kedekatan dengan keluarga sekaligus menjaga capaian akademik. Siswa yang harus mengikuti ujian tetap hadir di sekolah sesuai jadwal. Guru dan staf juga tetap bertugas di sekolah untuk memastikan proses belajar berjalan lancar.
Panduan komprehensif akan segera diluncurkan. Panduan ini mencakup kegiatan belajar dan ekstrakurikuler berbasis kurikulum serta menanamkan nilai-nilai Ramadan kepada siswa. Orang tua juga diberi opsi untuk menjemput anak dan menanggung biaya transportasi.
Kebijakan PJJ setiap Jumat ini diterapkan untuk kedua kalinya berturut-turut bagi sekolah negeri di UEA.
Langkah ini mengikuti praktik Pemerintah Dubai, yang sebelumnya memberlakukan jam kerja fleksibel dan sistem kerja jarak jauh bagi aparatur publik selama Ramadan untuk mendukung kenyamanan beribadah.







