Kata Andritany Ardhiyasa Usai Gawang Persija Dibobol Dua Eks Persib yang Kini di Malut United
Mochamad Hary Prasetya February 25, 2026 07:33 AM

MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa, memberikan komentarnya usai gawangnya dicetak dua eks Persib di Malut United

BOLASPORT.COM - Kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa, angkat bicara usai gawangnya dibobol dua kali oleh eks pemain Persib Bandung yang kini membela Malut United.

Kedua pemain yang dimaksud itu adalah Ciro Alves dan David da Silva.

Kata Andritany Ardhiyasa, untung saja Persija bisa meraih kemenangan atas Malut United.

Macan Kemayoran berhasil menang dengan skor 3-2 atas Malut United pada pekan ke-23 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Maluku Utara, Selasa (24/2/2026).

Kiper asal Jakarta itu menyebutkan, mental bertanding pemain Persija sangat kuat.

Rizky Ridho dkk dapat mampu bermain dengan baik hingga pertandingan selesai.

 

Menurut Andritany Ardhiyasa, kunci utama keberhasilan itu adalah kepercayaan yang terbangun di dalam tim antara pemain, pelatih, dan seluruh elemen skuad.

"Itu konsekuensi dari jalannya pertandingan."

"Yang penting kami saling percaya antara pemain, pelatih, dan tim."

"Saya senang dengan hasil ini dan dengan usaha semua pemain sepanjang laga," kata Andritany Ardhiyasa kepada awak media termasuk BolaSport.com.

Lanjut Andritany Ardhiyasa itu mengaku sudah sering menghadapi kondisi serupa sepanjang kariernya.

Karena itu, ia tetap tenang dan fokus menjaga konsentrasi tim agar tidak kehilangan arah permainan.

"Ini bukan pertama kali saya mengalami situasi seperti itu."

"Dua gol tersebut wajar terjadi karena sepak bola adalah permainan yang dinamis."

"Saya akui ada bagian kesalahan saya juga."

"Sebagai pemain, itu menjadi bahan evaluasi agar ke depan bisa lebih baik,” ujar Andritany Ardhiyasa.

Andritany Ardhiyasa juga memberikan apresiasi terhadap atmosfer stadion.

Meski bermain di kandang lawan, ia menilai dukungan suporter tidak memberikan tekanan berlebihan seperti yang kerap terjadi di pertandingan tandang.

"Tidak terlalu berpengaruh."

"Justru bermain di sini suporternya sangat welcome terhadap tim lawan dan tidak memberi intimidasi berlebihan."

"Itu menjadi poin plus," tutup Andritany Ardhiyasa.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.