Danlanud Sri Mulyono Herlambang Resmikan Dapur 03 SPPG Palembang, Layani 510 Penerima Manfaat
Odi Aria February 25, 2026 10:27 AM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG– Komitmen TNI Angkatan Udara dalam mendukung program penguatan gizi nasional kembali diwujudkan secara konkret. Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang (Smh), Kolonel Pnb Zulfikri Arif Purba, S.Sos., MS.(NSSS)., secara resmi membuka operasional Dapur 03 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Kelurahan 20 Ilir Daerah I, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Selasa (24/2/2026).

Langkah ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan tonggak penting bagi Lanud SMH dalam memperluas jangkauan layanan makanan bergizi ke masyarakat di wilayah Sumatera Selatan.

Berbeda dengan dua pendahulunya, Dapur 03 ini hadir sebagai fasilitas pelayanan gizi terbesar dan terlengkap yang pernah dibangun. Pembangunannya merupakan hasil sinergi strategis melalui kemitraan TNI AU di Kota Palembang dengan mengedepankan standar kualitas yang ketat.

Pantauan di lapangan, Dapur 03 ini terlihat lengkap. Semua alat yang akan digunakan terbuat dari besi stainlis. Serta bilik bilik proses pemasakan pun higenis.

Kolonel Pnb Zulfikri menegaskan bahwa operasional dapur ini tidak dilakukan secara instan. Sebelum diresmikan, fasilitas ini telah melewati proses verifikasi yang berlapis oleh Badan Gizi Nasional (BGN) melalui koordinator wilayah Palembang.

"Kami memegang prinsip ketat dalam operasional. Jika standar belum terpenuhi, maka izin operasional tidak akan dikeluarkan. Dapur 03 ini adalah yang terbesar saat ini dengan fasilitas yang sudah sesuai dengan parameter yang disyaratkan oleh Badan Gizi Nasional," ujar Danlanud Smh.

Pada tahap awal pengoperasiannya, Dapur 03 akan melayani sedikitnya 510 penerima manfaat.

Jangkauan distribusi makanan bergizi ini mencakup berbagai lapisan usia dini dan pendidikan, mulai dari Posyandu Mawar Palembang, TK Agatha, SD Agatha, hingga SD Negeri 45 Palembang.

Jumlah ini diproyeksikan akan terus dinamis. BGN akan melakukan evaluasi berkala untuk menyesuaikan kapasitas produksi dapur dengan kebutuhan nyata di lapangan, guna memastikan distribusi gizi tepat sasaran dan berdampak signifikan bagi tumbuh kembang anak-anak di wilayah tersebut.

Satu hal yang menarik dari strategi pengembangan SPPG oleh Lanud Smh adalah fleksibilitas lokasinya. Danlanud menjelaskan bahwa pembangunan satuan pelayanan gizi tidak harus selalu berada di dalam kompleks militer atau pangkalan.

"Pembangunan SPPG bisa dilakukan di luar wilayah pangkalan, selama tetap berada di bawah supervisi TNI dan mendukung target program pemerintah secara efektif," tambahnya. Saat ini, telah ada tiga dapur yang resmi beroperasi, dengan target mendirikan total sembilan SPPG di masa mendatang.

Kehadiran Dapur 03 ini mendapat apresiasi tinggi dari Badan Gizi Nasional. Kepala KPPG Palembang Wilayah Kerja Sumsel-Babel-Jambi, Dr. Nurya Hartika Sari, S.H., M.Si., menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jajaran Lanud SMH.

Menurutnya, inisiatif ini merupakan kontribusi nyata TNI AU dalam menyukseskan program prioritas Presiden RI, Prabowo Subianto, terkait penyediaan Makan Bergizi Gratis bagi masyarakat.

Kolaborasi antara pangkalan udara dan otoritas gizi ini diharapkan menjadi model percontohan bagi wilayah lain dalam upaya kolektif memutus rantai masalah gizi di Indonesia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.