Jeritan Histeris Suheni, Pemilik Warung di Tegal Bongkar Skandal Permintaan Tak Senonoh Oknum Kades
jonisetiawan February 25, 2026 01:38 PM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Nama Taslikhin, Kepala Desa Kaladawa, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, mendadak ramai diperbincangkan publik.

Sosoknya terseret dalam pusaran polemik pembongkaran sebuah warung oleh aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat.

Peristiwa tersebut menyita perhatian luas setelah video insiden itu beredar dan dibagikan ribuan kali di media sosial.

Dalam rekaman yang diunggah akun Instagram @wonggede75 pada Selasa (24/02/2026), suasana tampak tegang. Sang pemilik warung, Suheni, terlihat histeris saat petugas datang untuk melakukan penertiban.

Ia berteriak, menolak bangunannya dibongkar. Dalam kondisi emosional, Suheni berkali-kali menyebut nama kepala desa setempat.

Baca juga: Fakta Kasus Dugaan Pelecehan Asusila Oknum Seniman Solo, Korban Ngadu ke Dokter Tirta: Putus Asa

Sambil menangis dan berteriak, ia mengaku bahwa oknum kepala desa pernah menjanjikan warungnya tidak akan dibongkar. 

Namun, menurut pengakuannya, janji tersebut disertai syarat agar dirinya bersedia memenuhi permintaan tidak senonoh dari yang bersangkutan.

Video itu dengan cepat memantik reaksi warganet dan memicu perdebatan luas.

Aduan Lama yang Kembali Mencuat

Jauh sebelum insiden viral tersebut, rupanya telah ada keluhan warga yang masuk melalui laman pengaduan resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, laporgub.jatengprov.go.id, tertanggal 14 Juli 2023.

Dalam aduan itu, masyarakat meminta agar Satpol PP segera membongkar bangunan milik Suheni yang berdiri di atas saluran air di Desa Kaladawa, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal.

"Kronologi permasalahan: surat teguran ketiga atas nama Suheni selaku pemilik bangunan di atas saluran air sampai sekarang belum dibongkar. 

Ketika ditanyakan ke Satpol PP Kab Tegal katanya wewenang gubernur. Mohon kiranya secepatnya dibongkar. Lokasi lengkap: jl projo sumarto 1 desa kaladawa depan gerbang desa kaladawa kec talang kab tegal," demikian isi aduan tersebut.

Menindaklanjuti laporan itu, Satpol PP melakukan penertiban bangunan tak berizin di Sempadan Saluran Sekunder Kaladawa, Daerah Irigasi Pesayangan, Desa Kaladawa, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal.

Namun proses penertiban sempat mendapat penolakan warga, hingga akhirnya rekaman penolakan tersebut menyebar luas dan menjadi viral.

KEPALA DESA KALADAWA - Sosok Taslikhin, Kepala Desa Kaladawa, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal.
KEPALA DESA KALADAWA - Sosok Taslikhin, Kepala Desa Kaladawa, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal. (kaladawa.desa.id)

Rekam Jejak Taslikhin sebagai Kepala Desa

Sosok Taslikhin sendiri bukan nama baru di Desa Kaladawa. Berdasarkan laman resmi desa, kaladawa.desa.id, ia telah aktif menjabat sebagai kepala desa sejak setidaknya tahun 2021.

Ia tercatat hadir dalam acara pelantikan perangkat desa pada Kamis, 27 Mei 2021. Dalam kegiatan tersebut turut hadir Camat Talang Noor Alina Agustini beserta staf, unsur Forkopimcam, Ketua BPD dan anggota, para Ketua RW dan RT, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga ibu-ibu PKK.

Sebagai kepala desa, Taslikhin juga pernah memberikan keterangan kepada media saat terjadi kebakaran di Karaoke New Orange, Jalan Veteran, Kota Tegal, pada Senin (15/1/2024). Peristiwa tragis yang menewaskan enam orang itu menarik perhatian publik.

Dalam kesempatan tersebut, Taslikhin menjelaskan bahwa salah satu korban adalah Anggun Silviana Putri (22), warga Desa Kaladawa. Ia menyebut korban merupakan anak pertama dari pasangan Edi Hartono (43) dan Juheni (40).

"Menurut informasi, korban bekerja di Karaoke New Orange sudah kurang lebih empat tahun," ujar Taslikhin.

Baca juga: Usai Dampingi Warga Tolak Tambang, Kades Sambeng Menghilang Dua Bulan, Jejaknya Nihil

Profil dan Wilayah Kepemimpinan

Dari penelusuran informasi, Taslikhin diketahui bergelar Haji dan menyandang pendidikan Sarjana Ekonomi dengan nama lengkap H. Taslikhin, SE.

Ia memimpin Desa Kaladawa yang memiliki luas wilayah sekitar 1.374.060 meter persegi dengan jumlah penduduk 8.610 jiwa.

Secara geografis, desa tersebut berbatasan dengan Desa Pacul di utara, Desa Cangkring di timur, Desa Bengle di selatan, dan Desa Kaligayam di barat.

Dalam menjalankan roda pemerintahan desa, Taslikhin bekerja bersama jajaran perangkat desa, di antaranya Sekretaris Desa Akhman Arfan Faris, Kepala Seksi Pemerintahan Yasin, Kepala Kesejahteraan Susi Septiyawati, serta Kepala Seksi Pelayanan M Taswid.

Kini, di tengah derasnya sorotan publik akibat viralnya video pembongkaran warung tersebut, perhatian masyarakat tertuju pada kepemimpinan Taslikhin dan perkembangan lebih lanjut dari polemik yang mencuat.

***

(TribunTrends/Tribunnews/Galuh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.