Warga Keluhkan Jalur Alternatif Jembatan Sentong Bondowoso Rusak dan Berlubang
Haorrahman February 25, 2026 02:38 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Pengendara mengeluhkan kondisi jalur alternatif di Desa Kembang, Kecamatan Bondowoso, usai amblesnya Jembatan Sentong. Jalan yang kini menjadi rute pengalihan arus tersebut rusak dan berlubang di sejumlah titik.

Banyak pengendara nyaris terjatuh akibat kondisi jalan berlubang dan licin setelah hujan. Kepadatan kendaraan yang meningkat juga memicu kekhawatiran warga terhadap daya tahan jalan dan jembatan di jalur alternatif tersebut.

Bahhkan udah ada pengendara yang terjatuh karena kondisi jalan yang tidak rata dan licin.

“Kami harapannya dinas PUPR itu tembel atau dipasangi pasir dan batu,” kata salah satu pengendara.

Warga juga cemas karena beredar informasi bahwa perbaikan permanen baru akan dilakukan pada April 2026.

Baca juga: Ambles, Jembatan Sentong Penghubung Jember-Bondowoso Diperbaiki Total April 2026

Koordinasi dengan Pemprov Jatim

Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Bondowoso, Abduk Hamid Wahid, mengatakan kondisi jalan berlubang di jalur alternatif akan dievaluasi. Pemerintah Kabupaten Bondowoso juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait penanganan pengaspalan jalan alternatif.

Ia menjelaskan, dari sisi konstruksi, pembangunan kembali Jembatan Sentong menjadi kewenangan Pemprov Jawa Timur. Perencanaan proyek disebut telah rampung dan kini tinggal menunggu penetapan pemenang tender.

“Informasi yang kita terima begitu,” ungkapnya saat dikonfirmasi di sela peninjauan, Rabu (25/2/2026) pagi.

Menurutnya, pemerintah memahami keinginan masyarakat agar perbaikan segera dilakukan. Namun, aspek keselamatan dan keamanan pascaperbaikan juga harus menjadi prioritas. Aspirasi warga terkait percepatan penanganan akan diusulkan dalam koordinasi lanjutan.

Baca juga: Perpustakaan SDN 2 Sumbersalam Bondowoso Ambruk, Ratusan Buku Tertimbun

Kronologi Amblesnya Jembatan

Jembatan Sentong yang berada di perbatasan Desa Sukowiryo dan Kelurahan Nangkaan, Kecamatan Bondowoso, ambles setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama sekitar empat jam, Senin (23/2/2026).

Sebelumnya, jembatan yang menjadi jalur utama penghubung Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Jember itu sempat mengalami keretakan pada 15 Desember 2025 dan 10 Januari 2026. Saat itu, petugas melakukan penambalan serta memasang penanda agar titik retak tidak dilintasi pengendara.

Amblesnya jembatan mengakibatkan arus lalu lintas ditutup total dan dialihkan ke jalur alternatif di Desa Kembang. Namun, kondisi jalur pengganti yang rusak kini menjadi persoalan baru bagi para pengguna jalan.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.