BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Pangkalpinang menghadirkan inovasi pelayanan administrasi kependudukan melalui program Sipermata Akikah.
Inovasi ini memungkinkan dokumen bayi yang baru lahir diproses secara otomatis tanpa orang tua harus datang ke kantor pelayanan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dukcapil Pangkalpinang, Darwin mengatakan program ini bertujuan mempermudah masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan, sekaligus mempercepat penerbitan akta kelahiran, dan Kartu Identitas Anak (KIA).
“Melalui Sipermata Akikah, ketika bayi lahir dan data orang tua sudah lengkap, pihak fasilitas kesehatan langsung mengirimkan data ke sistem kami. Setelah diverifikasi, dokumen seperti akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak bisa langsung diproses,” ujar Darwin, saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor Dukcapil Pangkalpinang, Rabu (25/2/2026) siang.
Ia menjelaskan, program ini menjadi bagian dari transformasi pelayanan dari sistem manual menuju digitalisasi administrasi kependudukan, sehingga masyarakat tidak lagi direpotkan dengan pengurusan berkas secara berulang.
“Orang tua tidak perlu lagi datang membawa berkas. Data dikirim langsung oleh fasilitas kesehatan, kemudian kami lakukan verifikasi di Dukcapil,” jelasnya.
Program ini diuji coba sejak tahun lalu, dan kini terus dikembangkan melalui kerja sama dengan beberapa pihak layanan kesehatan di Kota Pangkalpinang.
Di sisi lain, pelayanan administrasi kependudukan lainnya tetap berjalan normal, termasuk menjelang bulan Ramadan.
Layanan yang paling banyak diakses masyarakat meliputi pencetakan KTP elektronik, pembuatan akta kelahiran dan kartu keluarga, perubahan data kependudukan, hingga layanan pindah domisili.
Saat ini, Dukcapil Pangkalpinang mampu mencetak sekitar 100 hingga 150 keping KTP elektronik per hari dengan dukungan empat mesin cetak yang seluruhnya beroperasi normal.
Selama Ramadan, pelayanan tetap dibuka dengan penyesuaian jam operasional mengikuti kebijakan pemerintah daerah tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
(Bangkapos.com/Rindu Venisa Valensia)