TRIBUNNEWS.COM - Real Madrid dan Benfica akan kembali bentrok untuk memperebutkan satu dari empat tiket tersisa menuju babak 16 besar Liga Champions Eropa.
Real Madrid gantian akan menjadi tuan rumah dari Benfica untuk menjalani pertandingan leg kedua babak playoff 16 besar.
Laga tersebut akan digelar di Santiago Bernabeu pada Kamis (26/2/2026) pukul 03.00 WIB.
El Real memiliki modal cukup baik untuk menjalani pertandingan ini.
Mereka unggul 1-0 atas Benfica dari hasil pertandingan leg pertama pekan lalu.
Baca juga: Laga Final Real Madrid ke 16 Besar Liga Champions, Arbeloa Butuh Dukungan Publik Bernabeu
Namun laga antara kedua tim seolah teralihkan dari hasil akhir yang nampak.
Publik seolah fokus dengan kejadian yang melibatkan pemain bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dan salah satu pemain Benfica, Gianluca Prestianini.
Prestianini disebut melontarkan perkataan rasis kepada Vinicius yang membuat pertandingan terhenti kurang lebih 10 menit di menit ke-50.
Meski demikian, pihak El Real tak mau terus menerus berkutat pada masalah tersebut.
Lagipula UEFA sudah memutuskan untuk menyelidiki permasalahan tersebut lebih lanjut.
Mereka juga memberikan sanksi kepada Prestianini berupa hukuman larangan bertanding di leg kedua ini.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mencoba menjawab pertanyaan lain yang tertuju kepada timnya.
Salah satunya adalah soal kondisi Kylian Mbappe.
Mbappe disebut masuk dalam daftar pemain yang diragukan tampil untuk menghadapi Benfica.
Media seperti Diario AS dan Marca menyebut Mbappe mengalami masalah pada lututnya yang membuatnya tak nyaman.
Ia memang memiliki masalah tersebut, tepatnya sejak Desember 2025 silam.
Namun Mbappe tetap dimainkan El Real dalam beberapa laga terakhir.
Termasuk saat menjalani laga leg pertama Liga Champions melawan Benfica beberapa waktu lalu.
Pelatih Arbeloa pun memberikan tanggapannya soal ini dalam sesi konferensi pers menjelang pertandingan berlangsung.
Menurutnya, Mbappe dalam kondisi baik dan siap bermain bersama rekan-rekannya sejak menit pertama.
"Dia siap bermain untuk pertandingan nanti (lawan Benfica)," kata Arbeloa dikutip dari laman resmi klub.
"Itu adalah hal yang sangat penting. Dia mempersiapkan diri dalam beberapa pekan terakhir dan saya mengagumi komitmennya untuk tim, penggemar, dan rekan-rekannya."
"Dia adalah pemain yang bisa melakukan perubahan di atas lapangan. Semua lini pertahanan yang ia hadapi tahu Mbappe bisa mengubah keadaan."
"Dia siap bermain dan kami benar-benar membutuhkannya," sambungnya.
Keberadaan Mbappe akan sangat penting bagi Real Madrid.
Kerja samanya dengan Vinicius Junior kerap menjadi sumber permasalahan lini belakang lawan yang dihadapi.
Tak berbeda halnya saat ia turun melawan Benfica pekan lalu.
Mbappe tetap menebar ancaman meski gagal mencatatkan nama di papan skor.
Sayangnya semangat membara Arbeloa tak dibarengi dengan modal mentereng tim asuhannya.
Real Madrid menerjang pertandingan ini dengan modal kekalahan dari laga terkini Liga Spanyol.
Mereka belum lama ini tumbang saat berhadapan dengan Osasuna dengan skor 2-1.
Hal itu perlu menjadi pengingat dan alarm bagi El Real untuk terus on fire saat menghadapi Benfica.
Apalagi Benfica hanya butuh satu gol sembari menahan El Real tak menjebol gawang mereka untuk memaksa pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu.
(Tribunnews.com/Guruh)