Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon berkesempatan mengunjungi rumah pengasingan bung karno yang berada di Anggut Atas, Kota Bengkulu, Rabu (25/2/2026).
Sebelumnya, Fadli Zon tiba di Kota Bengkulu pukul 11.39 WIB menggunakan pesawat citilink, yang disambut Wakil Gubernur Bengkulu Mian dan unsur Fokopimda Bengkulu.
Sebelum ke rumah bung karno, Fadli Zon menyempatkan ke Kantor Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah 7 Bengkulu.
Di rumah bung karno, Fadli Zon menyempatkan melihat-lihat kediaman bung karno, mulai dari koleksi yang masih tersimpan hingga tempat tidur bung karno.
Tak hanya itu, Fadli Zon menyempatkan diri mencuci muka di sumur di kediaman bung karno.
Dimana momen tersebut Bengkulu sedang dilanda cuaca yang cukup panas, wartawan TribunBengkulu.com menanyakan kepada Fadli Zon.
“Adem pak?,” tanya wartawan saat Fadli Zon memegang gayung.
“Adem,” jawab Fadli Zon.
Usai mencuci muka, Fadli Zon langsung menuju halaman belakang rumah bung karno, duduk santai di kursi taman yang sudah ada.
Di sana Fadli Zon menikmati suasana halaman belakang, sembari merasakan angin spoy-spoy dibawah pohon.
Fadli Zon juga menyarankan untuk dibangunnya Coffe Shop di rumah bung karno, agar menarik peminat pengunjung.
Fadli bertanya kepada tour guide dimana tempat produksi kopi di Bengkulu, tour guide menjawab di Kabupaten Rejang Lebong dan Kepahiang.
Baca juga: Menteri Kebudayan Fadli Zon Tiba di Bengkulu, Disambut Tari Sekapur Sirih di Bandara Fatmawati
“Dimana di Bengkulu tempat produksi kopi,” tanya Fadli ke Tour Guide.
“Di Rejang Lebong dan Kepahiang, pak,” jawab Tour Guide.
“Disini harus ada coffe shop, supaya anak-anak muda datang melihat, udah ada ini dua modal, tinggal berapa yang tinggal kursi-kursi gitu kan. Ada bar yang bisa di situ (menunjuk ke area gudang, red) Di depan itu Buat aja,” lanjut Fadli Zon.
Wakil Gubernur Bengkulu, Mian mengatakan nanti Menteri Kebudayaan, Fadlizon akan melakukan observasi peninggalan-peninggalan sejarah di Bengkulu.
Bengkulu sendiri memiliki benteng Marlborough, Masjid Jamik, rumah pengasingan Soekarno dan rumah fatmawati.
“Kita punya benteng Marlborough, Masjid Jamik, rumah pengasingan Soekarno dan rumah fatmawati, nanti pak menteri akan melakukan observasi dulu di Bengkulu,” ungkap Mian saat diwawancarai wartawan, Rabu (25/2/2026) pukul 12.09 WIB.
Mian mengatakan Bengkulu mendapatkan lampu hijau dari Menteri Kebudayaan, Fadlizon, dimana benteng Marlborough akan menjadi ikon Bengkulu.
Tak hanya itu Provinsi Bengkulu juga akan mendapatkan dukungan optimal dari Pemerintah Pusat, karena sejarah penjajahan Inggris di Bengkulu.
“Alhamdulillah kita dapat lampu hijau dari pak Menteri Kebudayaan, dimana benteng Marlborough akan menjadi ikon Bengkulu, lalu kita akan mendapatkan dukungan optimal dari Pemerintah Pusat, karena sejarah Bengkulu, dimana Singapura saat itu pilihan kedua Raffles, pilihan pertama Bengkulu, tentu hal ini harus menjadi bagian yang harus diexplore,” jelas Mian.
Mian juga menjelaskan, budaya di Bengkulu harus dilakukan literasi. Soal dukungan Mian menegaskan Pemerintah Daerah tak sendiri ada Pemerintah Pusat.
“Budaya di Bengkulu harus ada literasi hingga ke Inggris ataupun dunia, kalau dukungan kita tak sendiri ada pemerintah pusat,” tutup Mian.