Salome Khas Bima: Camilan Kenyal Mewah yang Dominan Daging, Bukan Sekadar Cilok
Laelatunniam February 25, 2026 05:05 PM

TRIBUNLOMBOK.COM - Setelah perut tenang usai menyantap menu utama berbuka, biasanya lidah mulai mencari sesuatu untuk dikunyah sambil bersantai.

Jika di Jawa ada Cilok dan di Lombok ada Pentol, maka masyarakat Bima punya juaranya sendiri, Salome.

Meski tampilannya serupa, bulatan kenyal yang ditusuk lidi, Salome memiliki kasta rasa yang berbeda. Ini bukan sekadar tepung aci, melainkan camilan premium yang kaya akan cita rasa daging.

Rahasia kelezatan salome terletak pada rasa dagingnya. Jika cilok pada umumnya didominasi tepung, salome menggunakan proporsi daging giling yang lebih dominan.

Begitu digigit, teksturnya tidak hanya kenyal, tapi ada sensasi juicy dan gurih khas daging yang kuat di lidah.

Dipadukan dengan siraman saus sambal yang punya keseimbangan rasa pedas, manis, dan gurih, Salome sukses menjadi street food paling dicari di NTB.

Salome adalah pilihan camilan yang paling pas untuk momen Ramadan.

Setelah pulang salat Tarawih, menyantap beberapa tusuk Salome hangat bersama secangkir teh akan mengembalikan mood malam Anda.

Anda bisa membeli satuan (Rp1.000) untuk sekadar pengganjal, atau langsung memesan Salome Jumbo (Rp20.000) untuk dimakan ramai-ramai bersama keluarga di teras rumah.

Untuk sensasi terbaik, mintalah penjual memberikan campuran saus kacang dan saus sambal cair yang melimpah. Perpaduan ini akan membuat tekstur dagingnya semakin menonjol.

Bagi Anda yang sedang berada di Kota Bima, Kabupaten Bima, atau bahkan di Pulau Lombok, jangan khawatir. Salome kini jadi "penguasa pinggir jalan".

Hampir di setiap sudut keramaian, Anda akan menemukan gerobak Salome yang mengepulkan uap panas menggoda.

Jika berkunjung ke Bima, tanyakan pada warga lokal di mana lapak Salome paling legendaris. Beberapa tempat memiliki racikan saus rahasia yang tidak akan Anda temukan di tempat lain.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.