TRIBUNWOW.COM - Gebrakan maut diperlihatkan dua tim papan bawah Super League 2025/2026, Semen Padang dan Persis Solo di tengah jalannya kompetisi di putaran kedua.
Dilansir TribunWow.com, Semen Padang dan Persis Solo tak kunjung keluar dari zona merah klasemen Super League 2025/2026.
Meski mendatangkan pemain-pemain anyar di putaran kedua, Semen Padang dan dan Persis Solo tak kunjung meraih hasil positif.
Semen Padang hanya mampu mengemas satu kemenangan dari lima pertandingan terakhir di putaran kedua Super League 2025/2026.
Sisanya, Semen Padang mengemas dua hasil imbang dan dua kekalahan.
Sementara itu, statistik Persis Solo lebih parah ketimbang Semen Padang.
Baca juga: Nasib Dejan Antonic di Ujung Tanduk, Bos Semen Padang Ultimatum: Kalah Lawan PSIM Out
Persis Solo tak mampu mengemas satu pun kemenangan dalam lima laga terakhir di putaran kedua.
Laskar Sambernyawa menorehkan tiga hasil imbang dan dua kekalahan dari lima pertandingan.
Imbas rentetan hasil buruk tersebut, Persis Solo maupun Semen Padang makin terbenam di papan bawah klasemen Super League 2025/2026.
Persis Solo berada di posisi buncit, yakni posisi 18 klasemen Super League 2025/2026 dengan torehan 23 poin dari 22 laga.
Sementara itu, Semen Padang menempati posisi 17 klasemen dengan torehan 16 poin dari 23 pertandingan.
Buruknya peforma Semen Padang dan Persis Solo membuat manajemen kedua tim tersebut gerah.
Sosok penting Semen Padang dan Persis Solo kena ultimatum manajemen mereka masing-masing imbas rentetan hasil buruk di putaran kedua Super League 2025/2026.
Lantas, siapa sosok penting yang kena ultimatum tersebut?
Baca juga: 2 Pertandingan Penentuan Milomir Seslija Bersama Persis Solo, Lawan Persik Kediri dan Persijap
Manajemen Semen Padang memberikan ultimatum untuk sang pelatih, Dejan Antonic.
Ultimatum tersebut diberikan setelah Semen Padang kena bantai 0-4 oleh Bhayangkara FC di di Stadion Sumpah Pemuda Bandar Lampung, Selasa, 24 Februari 2026.
Petinggi Semen Padang, Andre Rosiade murka dengan kekalahan tersebut serta rentetan hasil buruk yang dituai Semen Padang dalam beberapa pertandingan terakhir.
"Kekalahan ini menyakitkan. Manajemen memulai Langkah-langkah untuk melakukan Evaluasi agar Tim ini Selamat dari Degradasi," tulisnya di Instagram @andre_rosiade, Selasa malam.
Andre Rosiade mengatakan, apabila Semen Padang kalah lawan PSIM Yogyakarta, Dejan Antonic akan didepak.
"Kalau ndak menang (lawan PSIM), berarti ganti pelatih," ungkapnya.
Baca juga: Kecewa Persis Solo Remis Kontra PSBS Biak, 1 Sosok Penting Langsung Kena Serbu Desakan Out Pasoepati
Sementara itu, Persis Solo memberikan ultimatum untuk pelatihnya, Milomir Seslija.
Ultimatum itu diberikan Persis Solo setelah Vukasin Vranes dkk imbang melawan PSBS Biak dengan skor 1-1 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/2/2026).
Manajemen Persis Solo memberikan target sekaligus ultimatum kepada Milomir Seslija untuk mendapatkan 6 poin pada dua pertandingan terdekat.
Artinya, Milomir Seslija dituntut meraih kemenangan pada dua pertandingan berikutnya Persis Solo.
Dalam dua laga berikutnya, Persis Solo akan berhadapan dengan Persik Kediri dan Persijap Jepara.
Persis Solo akan menjamu Persik di Stadion Manahan pada Minggu (1/3/2026) dan bertandang ke markas Persijap pada Kamis (5/3/2026).
"Lewat evaluasi menyeluruh yang dilakukan oleh jajaran direksi dan manajemen, Persis Solo dengan ini menyatakan bahwa Pelatih Kepala Tim Utama, Milomir Seslija akan diberi target 6 poin untuk dua laga ke depan, yaitu pertandingan kandang pekan ke-23 kontra Persik Kediri pada Minggu (1/3), dan partai tandang ke markas Persijap Jepara pada Kamis (5/3) mendatang," tulis rilis Persis Solo di laman klub, Senin (23/2/2026).
Menarik dinantikan, apakah Milomir Seslija dan Dejan Antonic mampu menjawab tuntutan dari manajemen klub mereka masing-masing.
(TribunWow.com/Yonatan Krisna Halman Tri Santosa)