Waspadai Kebakaran di Bulan Ramadan
Yoseph Hary W February 25, 2026 06:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Di bulan puasa ini, masyarakat di Kabupaten Sleman diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran yang kerap meningkat akibat aktivitas dapur di waktu sahur dan berbuka. 

Kelalaian dalam penggunaan kompor serta beban listrik berlebih diduga seringkali menjadi pemicu utama yang patut diantisipasi agar ibadah bulan Ramadhan tetap berjalan aman.

Kasatpol-PP Sleman yang membawahi Bidang Pemadam Kebakaran, Indra Darmawan mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan kepada rekan di bidang Damkar untuk melakukan langkah antisipasi.

Sebab, berdasarkan informasi, di tahun tahun sebelumnya memang ada kenaikan kasus kebakaran selama bulan Ramadhan. Karena kebiasaan masyarakat menyalakan kompor pada saat kritis. 

"Misalnya mau sahur, atau mau buka itu kan pada kondisi badan menurun. Nah itu kadang-kadang masyarakat suka alpa," kata Indra, dikutip Rabu (25/2/2026). 

Terkait hal tersebut, Damkar Sleman telah diperintahkan untuk mengantisipasi sekaligus menyiapkan diri.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Sleman, Gunardi mengatakan sepanjang tahun 2025 lalu, jumlah kasus kebakaran yang ditangani Pemadam Kebakaran Sleman cukup tinggi yaitu mencapai 203 kasus.

Penyebab kebakaran beragam. Namun korsleting arus listrik, kelalaian manusia dan kompor atau tabung gas mendominasi penyebab kebakaran. 

"Jumlah kerugian aset, dampak kebakaran tahun 2025, ditaksir mencapai Rp 1.380.700.000," ujarnya.(*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.