Jadwal Buka Puasa di Kuningan Rabu 25 Februari 2026, Anda Masih Ada Waktu Mengaji Setengah Juz
taufik ismail February 25, 2026 06:30 PM

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Tak lama lagi warga Kuningan dan sekitarnya akan memasuki waktu berbuka puasa.

Hari Rabu (25/2/2026) ini puasa Ramadan memasuki hari ketujuh.

Ada juga yang melaksanakan puasa hari kedelapan.

Menurut laman resmi Kemenag, jadwal azan magrib di Kuningan pada hari Rabu ini adalah pukul 18.14 WIB.

Kemudian waktu azan Isya adalah pukul 19.20 WIB.

Sambul menunggu waktu berbuka puasa, Anda masih punya waktu untuk mengaji setengah hingga satu juz.

Anda juga bisa berdoa sambil menunggu waktu berbuka karena merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa.

Baca juga: Warga Senang Bisa Beli Beras dan Daging Murah, GPM Akan Digelar 16 Kali di Kuningan Saat Ramadan

Pemkab Gelar 16 Kali GPM

Pemerintah Kuningan berkomitmen dalam melayani dan mensejahterakan masyarakat Kota Kuda.

Hal itu dibuktikan dengan pelaksanaan program Gerakan Pangan Murah yang dilaunching Bupati Kuningan H Dian Rachmat Yanuar, di Desa Haurkuning, Kecamatan Nusaherang, Selasa (24/2/2026). 

Dian Rachmat Yanuar mengatakan pemerintah daerah hadir untuk membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga bahan pokok di Bulan Ramadhan.

“Biasanya di Bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran harga-harga naik. Maka kami lakukan program ini agar harga lebih terjangkau, supaya ibu-ibu bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang,” ujarnya.

Bupati berinteraksi langsung dengan beberapa  warga dan memberikan bantuan uang belanja secara spontan kepada warga lanjut usia, di antaranya Ny Cocoh Rukisah, Ny Kannah (85), dan Ny Sariah.

Sebelumnya secara resmi, Bupati membuka Gerakan Pangan Murah (Padaringan) yang dilaksanakan melalui kerja sama Badan Pangan Nasional, Bulog, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, PKK, serta pelaku usaha lokal.

Salah satu warga, Siti (50), penjual keripik tempe, mengaku terbantu dengan adanya GPM.

“Alhamdulillah, harga di sini lebih murah. Saya beli minyak, daging, tepung, dan kecap. Sangat membantu untuk kebutuhan Ramadhan,” katanya.

Sejumlah warga Desa Haurkuning, Kecamatan Nusaherang antusias belanja di acara Gerakan Pangan Murah (GPM) atau Padaringan.

Aneka Sembako disiapkan Diskatan  untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau selama Ramadan.

Kepala Desa Haurkuning, Sartono, menyampaikan rasa syukur atas dipilihnya desanya sebagai lokasi pasar murah.

“Ini momen yang sangat tepat di bulan suci Ramadhan. Atas nama warga Desa Haurkuning, kami mengucapkan terima kasih  kepada Pak  Bupati,” ujarnya.

Ia menuturkan, program pangan murah sangat dinantikan karena menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Menurutnya, isu ketahanan pangan menjadi perhatian serius pemerintah dari pusat hingga daerah.

“Kami siap mendukung program pemerintah, baik ketahanan pangan, koperasi, maupun program lainnya. Di Haurkuning sudah ada ketahanan pangan berupa ternak kambing sekitar 40 ekor. Kami juga mendapat bantuan pupuk dan bibit kelapa hibrida dari Dinas Pertanian,” tambahnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan)  Kabupaten Kuningan, Dr Wahyu Hidayah menjelaskan bahwa GPM di Haurkuning merupakan hari kedua pelaksanaan selama Ramadan.

“Tahun ini kami ditargetkan 25 kali GPM. Insya Allah dengan dukungan provinsi dan pusat, bisa mencapai minimal 32 kali sehingga setiap kecamatan mendapatkan giliran,” ujarnya.

Selama Ramadhan, pihaknya merancang 16 kali pelaksanaan GPM, ditambah satu kegiatan di Pendopo atau Mushola Ar-Rahmat pada 12 Maret mendatang.

Dalam kegiatan tersebut, disediakan 2 ton beras yang dijual Rp 60.000 per 5 kilogram, lebih murah dibanding harga pasar sekitar Rp 75.000.

Daging sapi yang di pasaran mencapai Rp145.000 per kilogram, dijual Rp120.000 di GPM.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.