NOVA.id –Brokoli memang terlihat segar dan bersih dari luar.
Warnanya hijau cerah dengan kuntum rapat yang menggugah selera.
Namun di balik tampilannya yang sehat, struktur brokoli yang bercabang dan berlekuk justru bisa menjadi tempat favorit ulat kecil bersembunyi.
Celah-celah rapat di bagian bunga membuat kotoran halus, telur serangga, hingga larva sulit terlihat jika hanya dibilas sekilas.
Brokoli termasuk keluarga kubis-kubisan yang memang rentan diserang hama seperti ulat daun.
Ulat ini biasanya berukuran kecil dan warnanya mirip dengan brokoli, sehingga sering tidak disadari.
Selain itu, karena bentuknya berlapis dan tidak rata, tanah atau pasir pun bisa terselip di sela-selanya.
Karena itu, membersihkan brokoli tidak cukup hanya dengan menyiramnya sebentar di bawah air.
Berikut langkah yang bisa dilakukan di rumah:
1. Cuci tangan terlebih dahulu dan siapkan wadah bersih.
2. Potong brokoli menjadi kuntum-kuntum kecil agar sela-selanya terbuka.
3. Bilas di bawah air mengalir sambil digoyang dan digosok perlahan selama beberapa detik.
4. Jika ingin lebih maksimal, rendam brokoli dalam air garam selama 10–15 menit untuk membantu mengeluarkan ulat atau serangga kecil dari celahnya.
5. Angkat brokoli dari air rendaman (jangan langsung dituang), lalu bilas kembali dengan air bersih mengalir.
6. Tiriskan hingga kering sebelum dimasak.
Sebagian orang juga memilih merendam brokoli dengan larutan baking soda atau cuka dalam waktu singkat untuk membantu mengurangi kotoran dan residu yang menempel.
Namun yang terpenting, hindari mencuci sayuran dengan sabun atau deterjen karena bisa meninggalkan residu berbahaya.
Membersihkan brokoli dengan cara yang benar bukan hanya soal menemukan ulat atau tidak, tetapi juga untuk menjaga keamanan pangan bagi keluarga.
Dengan sedikit perhatian ekstra sebelum memasak, brokoli bisa tetap menjadi sayuran sehat yang aman dan lezat di meja makan Sahabat NOVA.