Laris Manis untuk MBG, Toko Raja Kurma Malang Dibanjiri Pembeli saat Ramadhan
Eko Darmoko February 25, 2026 06:35 PM

SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG – Perburuan kurma di Kota Malang mulai menggeliat di awal Ramadhan 2026.

Toko Raja Kurma Malang menjadi sasaran warga untuk membeli kurma yang dikenal murah.

Dari pengamatan SURYAMALANG.COM di lapangan, Rabu (25/2/2026) siang, para pembeli silih berganti untuk membeli kurma untuk kebutuhan Ramadhan.

Toko yang berada di kawasan Embong Arab atau di Jalan Yulius Usman Kota Malang itu mulai ramai sejak sebelum bulan puasa.

"Iya mulai ramai dipadati pembeli sejak H-10 Ramadhan."

"Baik pembeli eceran maupun reseller mulai nyetok untuk pasokan selama puasa," terang Supervisor Toko Raja Kurma Malang, Zakariya Salim, kepada SURYAMALANG.COM.

Zakariya mengatakan, kurma Mesir masih menjadi primadona warga untuk menemani selama bulan puasa.

Baca juga: Kuliner Ramadan di Grand Mercure Malang Sajikan Perpaduan Kuliner Nusantara dan Brazilian Dish

"Paling laris kurma Mesir. Kalau harga mulai dari Rp 30 ribu hingga Rp 250 ribu per kilogram, tergantung jenisnya," kata Zakariya kepada SURYAMALANG.COM.

Zakariya bilang jika harga kurma mengalami kenaikan harga saat ramadan.

Kurma Mesir kemasan 10 kg yang biasanya dibanderol Rp 235 ribu kini melonjak menyentuh angka Rp 325 ribu.

Meski harga naik, minat masyarakat tidak surut.

Kurma Mesir tetap menjadi best seller nomor satu setiap tahunnya, disusul Kurma Sukari dan Kurma Rutob yang juga banyak diburu karena teksturnya yang istimewa.

Laris Manis untuk MBG

Zakariya mengungkapkan jika kurma di tokonya banyak yang diborong Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Jadi banyak kurma ditoko kami yang di beli untuk Makan Bergizi Gratis (MBG)," ungkapnya.

"Salah satu pelanggan MBG terakhir bahkan langsung mengambil 60 dus (kemasan 10 Kg) hanya untuk persediaan satu minggu saja," tambahnya.

Zakariya bilang ada sekitar 15 SPPG yang membeli kurma di tokonya untuk MBG selama Ramadan.

Bahkan tidak hanya SPPG dari Malang saja, namun juga Banyuwangi.

"Kalau tidak salah ada sekitar 15 SPPG yang beli kurma di sini."

"Bahkan ada pelanggan dari Banyuwangi rela ke sini karena stok di sana sedang kosong," tambahnya.

Untuk mengantisipasi masifnya permintaan kurma, Toko Raja Kurma Malang menyetok barang sejak 1 Januari 2026.

"Kami mengantisipasi lonjakan ini dengan memasukkan stok sejak 1 Januari lalu. Kemarin ada 20 truk, dimana satu truk membawa beban sekitar 8 ton kurma," pungkas Zakariya.

Sementara itu, Suprayitno, salah satu pembeli kurma mengaku, berlangganan setiap ramadan di Toko Raja Kurma Malang.

"Iya langganan disini setiap ramadan. Tadi beli kurma mesir sama kacang," terang Suprayitno.

Pria asli Kota Malang itu bilang jika harga kurma mengalami kenaikan.

"Kemarin lusa awal puasa saya beli masih Rp 35 ribu sekarang sudah Rp 45 ribu," kata Suprayitno.

"Tapi dibanding dengan toko lain, disini (Toko Raja Kurma Malang) masih yang paling murah," tambahnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.