Lampu Indikator Merah Menyala? Simak Cara Tangani Mesin Motor Overheat Tips Ala Honda Istimewa
Rustam Aji February 25, 2026 07:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, YOGYAKARTA – Panel instrumen atau speedometer pada sepeda motor bukan sekadar hiasan. 

Di dalamnya terdapat indikator temperatur berbentuk termometer yang berfungsi sebagai "alarm" vital bagi kesehatan mesin.

Jika lampu indikator ini menyala merah, artinya mesin mengalami panas berlebih atau overheat yang jika diabaikan dapat berujung kerusakan fatal.

Guna mencegah kerusakan permanen pada komponen mesin, Astra Motor Yogyakarta melalui program "Tips Ala Honda Istimewa" membagikan panduan bagi pengendara dalam mendeteksi dan menangani kondisi overheat.

Technical Training Coordinator Astra Motor Yogyakarta, Danang Priyo Kumoro, memperingatkan dampak buruk jika mesin terus dipaksa bekerja di atas suhu ideal.

"Dampaknya bisa merusak dinding silinder, piston, hingga stang piston. Perbaikannya akan menyeluruh dan memakan biaya besar," jelas Danang.

Baca juga: Pendaftaran Mudik Gratis Wonosobo Mulai Dibuka, Tersedia 375 Tempat Duduk di 8 Bus

Mengenali 5 Penyebab Utama Overheat Berdasarkan analisis teknis, terdapat lima faktor utama yang sering memicu kenaikan suhu mesin secara tidak wajar:

  1. Cairan Pendingin (Coolant) Habis: Sistem pendinginan tidak bekerja ideal jika volume cairan di bawah standar.

2. Kipas Radiator Mati: Cairan pendingin tidak bisa didinginkan sebelum kembali dialirkan ke mesin.

3. Thermostat Macet: Cairan pendingin tertahan dan tidak bisa bersirkulasi saat suhu mesin tinggi.

4. Sensor Temperatur Bermasalah: Memberikan informasi suhu yang salah pada sistem atau menyala tanpa sebab.

5. Pompa Cairan Rusak: Cairan tidak terdistribusi ke dinding mesin meski tangki cadangan (reservoir) penuh.

Baca juga: Aksi Spontan Berbuntut Hukum: Warga Desa Palon Blora Dipolisikan Usai Rusak Jalan Cor

Langkah Darurat Saat Indikator Menyala Jika pengendara mendapati lampu indikator temperatur berwarna merah saat berkendara, Astra Motor Yogyakarta menyarankan langkah-langkah berikut:

Matikan Mesin: Segera berhenti dan biarkan suhu mesin turun secara alami.

Cek Kebocoran: Setelah dingin, periksa area selang radiator untuk memastikan tidak ada kebocoran fisik.

Periksa Tangki Reservoir: Pastikan volume cairan pendingin berada di antara batas minimal dan maksimal. Segera isi jika kurang.

Kunjungi Ahlinya: Jika indikator tetap menyala meski cairan sudah diisi, jangan tunda untuk membawa motor ke bengkel AHASS terdekat guna pemeriksaan lebih mendalam.

"Melakukan perawatan berkala di bengkel resmi adalah langkah preventif terbaik agar performa motor tetap terjaga dan terhindar dari risiko overheat di tengah perjalanan," pungkas Danang. (adv)

Baca juga: Waktu Buka Puasa dan Jadwal Imsak Kabupaten Blora Hari Ini, Ramadan Hari ke-7 Rabu 25 Februari 2026

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.