SURYA.CO.ID, SURABAYA - Jadwal pertandingan Persebaya Surabaya Vs PSM Makassar akan berlangsung malam ini, Rabu (25/2/2026).
Kekalahan Persebaya Surabaya dari Persijap Jepara pada pekan ke-22 BRI Super League 2025/26 menjadi pukulan telak yang menyisakan kekecewaan mendalam.
Namun, hasil itu diyakini sebagai cambuk kebangkitan untuk laga krusial kontra PSM Makassar malam ini.
Kala itu Persebaya tumbang 1-3 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara.
Gol Iker Guarrotxena dan Alexis Gomes menegaskan superioritas Persijap, sementara satu-satunya gol Persebaya lahir dari penalti Bruno Moreira.
Kekalahan itu membuat Bajol Ijo tertahan di posisi keenam klasemen dengan 35 poin.
Kapten Bruno Moreira menegaskan bahwa tim tidak boleh larut dalam kekecewaan.
“Secara mental memang berat setelah kalah di Jepara. Tapi kami harus bangkit. Laga melawan PSM adalah kesempatan untuk membayar kepercayaan Bonek,” katanya.
“Kami sadar dua hasil terakhir tidak sesuai harapan. Besok adalah momentum untuk menunjukkan karakter Persebaya. Kami sudah fokus kembali dan siap berjuang untuk tiga poin,” tambah Francisco Rivera
Baca juga: Francisco Rivera: Persebaya Surabaya Sudah Bangkit, Siap Hadapi PSM Nanti Malam!
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares mengakui bahwa absensi pemain kunci menjadi tantangan besar.
Rachmat Irianto absen karena kartu merah, sementara Toni Firmansyah terkena akumulasi kartu kuning.
“Kami harus mencari solusi dengan pemain yang tersedia. Tidak ada alasan untuk tampil setengah hati,” tegasnya.
Sadida Putra diproyeksikan mengisi lini tengah menggantikan Toni.
Pemain muda ini diharapkan memberi energi baru.
“Bonek selalu hadir dengan semangat luar biasa. Kami ingin memberikan hasil terbaik untuk mereka,” tambah Bruno.
Kekalahan dari tim papan bawah Persijap harus jadi cambuk untuk merubah sikap tim Persebaya.
Kekecewaan di Jepara juga menjadi refleksi bagi lini pertahanan.
Tapi lini depan juga harus haus gol untuk bisa menang, karena yang dibutuhkan saat ini adalah kemenangan.
Tavares menegaskan bahwa evaluasi sudah dilakukan.
“Kami tidak boleh mengulang kesalahan yang sama. Fokus pada detail akan menjadi kunci,” katanya.
Meski pincang, Persebaya tetap optimistis.
“Kami punya kualitas untuk menang. Yang penting adalah mentalitas dan determinasi,” ujar Rivera.
Bermian kembali di kandang, tuntutan Bonek sangat lugas.
Untuk itu, Tavares punya tantangan untuk memenuhi harapan Bonek.
“Kami tahu ekspektasi besar itu. Kami akan berusaha menjawab dengan performa terbaik,” kata Tavares yang menilai suara suporter adalah energi tambahan. .
Baca juga: Doa Bonek: Persebaya Surabaya Harus Menang Lawan PSM, Harapan Tiga Poin di Tengah Tekanan
Persebaya berada di posisi keenam klasemen dengan 35 poin. Jika menang, mereka berpeluang naik ke posisi kelima.
Namun jika kembali kehilangan poin, posisi mereka bisa turun hingga peringkat kedelapan.
PSM duduk di peringkat ke-13 dengan 23 poin.
Mereka hanya berjarak lima poin dari zona degradasi, sehingga kemenangan menjadi harga mati untuk menjaga asa bertahan di papan tengah.
Persebaya tampil pincang tanpa Rachmat Irianto dan Toni Firmansyah. Bruno Paraiba, Malik Risaldi, Mihailo Perovic, dan Risto Mitrevski masih diragukan kebugarannya.
PSM juga tidak dalam kondisi ideal. Mereka kalah 0-2 dari Dewa United dan 1-2 dari Persija Jakarta. Victor Luiz absen karena akumulasi kartu merah.
Pelatih Tomas Trucha menegaskan tekad memutus tren negatif. “Kita harus bertarung untuk setiap poin yang tersedia,” katanya.
Kapten Yuran Fernandes menambahkan, “Kita harus memberikan yang terbaik di pertandingan besok, supaya ada peluang untuk mendapatkan poin.”
Head to head menunjukkan keseimbangan: dua kemenangan untuk masing-masing tim dan tiga imbang dalam tujuh pertemuan terakhir.
Tren minim gol menandakan laga akan berlangsung ketat.
Persebaya harus memperbaiki antisipasi bola mati, sementara PSM akan mengandalkan kecepatan sayap untuk menembus pertahanan lawan.
Prediksi skor realistis adalah imbang 1-1, sejalan dengan tren minim gol dan absensi pemain kunci di kedua kubu.
Ernando Ari; Gustavo Fernandes, Leo Lelis, Arief Catur, Jefferson; Sadida Putra, Milos Raickovic, Francisco Rivera; Gali Freitas, Alfan Suaib, Bruno Moreira. Formasi .
Hilman Syah; Yuran Fernandes, Dusan Lagator, Aloisio Soares, Syahrul Lasinari; Gledson Paixao, Ananda Raehan; Savio Roberto; Sheriddin Boboev, Rizky Eka Pratama, Alex Tank. Formasi .