Antisipasi Lonjakan Harga Selama Ramadan 2026, Polres Tana Tidung Pantau Langsung ke Pasar
Junisah February 25, 2026 08:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Selama Ramadan 2026 hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, jajaran Polres Tana Tidung rutin melakukan pemantauan harga bahan pokok di sejumlah pasar dan toko di Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga, praktik penimbunan maupun peredaran bahan pangan oplosan yang kerap menjadi isu setiap Ramadan dan menjelang lebaran.

Pantauan TribunKaltara.com pada minggu pertama di Ramadan 2026 ini belum terlihat adanya lonjakan harga pangan yang signifikan.

Hingga kini sebagian besar komoditas bahan pokok masih yang di pasarkan di Kabupaten Tana Tidung khususnya wilayah Kecamatan Sesayap yang menjadi pusat ekonomi daerah terpantau stabil.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Harga Beras, Bupati Bulungan Tekankan Pengawasan Distribusi dan Ketersediaan

Kapolres Tana Tidung AKBP Eko Nugroho, mengatakan telah mengerahkan personel untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan.

“Personel sudah kita turunkan untuk mengecek harga di pasar. Sampai hari ini Tana Tidung masih terbilang aman, belum ada yang ditemukan melanggar atau pedagang yang mencoba melakukan hal yang tidak sewajarnya dalam kestabilan pangan,” ujar AKBP Eko, Rabu (25/2/2026).

Ia mengakui, kenaikan harga di Kabupaten Tana Tidung bukanlah hal baru. 

Namun yang menjadi perhatian serius apabila kenaikan terjadi secara merata pada berbagai komoditas pokok.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Harga saat Natal dan Tahun Baru di Bulungan, TPID Gelar High Level Meeting

“Kalau di sini harga mahal itu sudah biasa. Tapi kalau semuanya ikut naik itu yang jadi masalah. Makanya kita cek setiap hari, dan sejauh ini masih aman terkendali,” katanya.

Menurutnya, ada sejumlah faktor yang memengaruhi harga bahan pokok di daerah tersebut, di antaranya biaya buruh dan transportasi. 

Pasalnya, sebagian besar kebutuhan pangan masih didatangkan dari luar daerah.

“Buruh dan transportasi ini mahal. Kita di sini belum ada bongkaran, jadi pedagang menanggung biaya lebih. Mereka menaikkan harga supaya tetap dapat keuntungan. Kalau semua ikut HET, apa yang akan mereka dapatkan,” jelasnya.

Meski demikian, Polres Tana Tidung memastikan akan terus melakukan pengawasan hingga mendekati lebaran. 

Jika ditemukan lonjakan harga yang tidak wajar, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait.

Pasar Imbayud Taka di KTT 02 25022026.jpg
ERKUAT PENGAWASAN PANGAN - Suasana pasar Imbayud Taka Jalan Jenderal Sudirman, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kaltara, Rabu (25/2/2026). Polres Tana Tidung perkuat pengawasan ketersediaan pangan selama Ramadan.

“Kalau ada kenaikan signifikan, pasti kita tindak lanjuti. Bisa saja dari Ditreskrimsus Polda turun, pihak provinsi datang, termasuk Disperindagkop dan Dinas Pangan di pemda ikut terlibat,” tegasnya.

Polres berharap kondisi harga bahan pokok tetap stabil sehingga masyarakat dapat menjalani Ramadan dan menyambut Idul Fitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan maupun harga pangan.

(*)

Penulis : Rismayanti

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.