Ratusan Takjil Dibagikan, Kapolres Trenggalek Ajak Warga Sahur Tanpa Sound Berlebihan
Sri Wahyuni February 25, 2026 09:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Polres Trenggalek bersama sejumlah organisasi pemuda, mahasiswa dan insan media membagikan paket takjil serta menyalurkan santunan kepada anak yatim, Rabu (25/2/2026).

Pembagian ratusan paket takjil dilakukan di dua titik yaitu pengendara yang lewat di depan Mapolres Trenggalek, Jalan Brigjen Soetran, serta di simpang tiga Widowati, Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Ngantru, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek.

Sedangkan santunan anak yatim dilakukan jelang berbuka puasa di Masjid Baitul Muttaqin, Mapolres Trenggalek.

Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki mengatakan pembagian takjil dilakukan secara bersama-sama sebagai wujud apresiasi kepada masyarakat yang sudah disiplin dalam berlalu lintas.

"Kita sengaja membagikan takjil untuk mengapresiasi kepada seluruh masyarakat yang sudah tertib berlalu lintas. Seperti kita lihat tadi, masyarakat yang lewat depan Mapolres maupun Pos 12 (simpang Widowati) seluruhnya menggunakan helm," kata Maliki, Rabu (25/2/2026).

Ridwan menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momen untuk meningkatkan kepedulian sosial di bulan Ramadan.

"Semoga takjil yang kita bagikan tadi bisa bermanfaat dan berkah untuk kita semua. Amin," tuturnya.

Baca juga: Manis Legit Durian, Jadi Buruan Warga Trenggalek di Bulan Ramadan 2026

Dalam kesempatan itu, Kapolres Trenggalek juga menyampaikan imbauan terkait kegiatan ronda atau membangunkan sahur. 

Ridwan mengakui bahwa membangunkan warga untuk sahur merupakan hal positif sebagai bentuk kepedulian antarwarga.

Namun demikian, ia mengingatkan agar kegiatan tersebut tetap memperhatikan etika dan moral, tidak mengganggu ketertiban umum.

"Kita sadari bersama bahwa membangunkan sahur merupakan hal yang baik dan itu merupakan bentuk perhatian antara sesama warga. Akan tetapi dalam hal membangunkan tersebut kita juga harus memperhatikan etika dan moral," katanya.

Ia mengimbau masyarakat Kabupaten Trenggalek yang ingin membangunkan sahur agar melakukannya dengan cara yang baik tanpa menggunakan sound system berlebihan.

"Saya minta kepada seluruh warga masyarakat yang mau membangunkan tetangga maupun sanak familinya yang berada di lingkungan sekitar agar dengan cara-cara yang baik, tidak menggunakan sound horeg ataupun sound yang berlebihan sehingga mengganggu kenyamanan warga sekitar," pungkasnya.

(Sofyan Arif Candra/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.