Penduduk Amagasaki Naik, Lebih dari Separuh Kenaikan dari Warga Asing, Indonesia sekitar 300 orang
Eko Sutriyanto February 26, 2026 06:32 AM

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, AMAGASAKI — Jumlah penduduk di Amagasaki, Prefektur Hyogo, pada 2025 meningkat 500 orang dibanding tahun sebelumnya.

Ini menjadi kali pertama dalam enam tahun terakhir populasi kota tersebut kembali mencatat pertumbuhan, berdasarkan data resmi pemerintah kota.

"Kenaikan tersebut didorong oleh apa yang disebut sebagai “pertumbuhan sosial” (social increase), yakni jumlah penduduk yang pindah masuk melampaui jumlah yang pindah keluar," ungkap Dinas tenaga kerja Amagasaki, Rabu (25/2/2026).

Sepanjang 2025, tercatat kelebihan pindah masuk sebanyak 3.335 orang, angka yang kembali menyentuh kisaran 3.000-an untuk pertama kalinya sejak 1967 atau 58 tahun lalu.

Peran Akses dan Perbaikan Citra Kota

Amagasaki pernah berkembang pesat sebagai kota industri dan mencatat populasi tertinggi sekitar 554.000 jiwa pada 1970. 

Namun, perubahan struktur industri, berkurangnya tenaga kerja, serta penuaan dan penurunan angka kelahiran membuat jumlah penduduk terus menyusut hingga sekitar 453.000 jiwa pada 2015.

Baca juga: Belajar dari Kisah Punch, Monyet Viral dari Jepang: Mengapa Seekor Induk Menelantarkan Anaknya?

Sejak 2016, tren mulai berbalik dengan kelebihan jumlah pendatang. Pada 2018 dan 2019, populasi juga sempat meningkat, didorong penjualan kompleks apartemen besar di sekitar Stasiun JR Tsukaguchi. Namun pada 2025 tidak ada proyek properti berskala besar.

Wali Kota Amagasaki menyatakan bahwa pembaruan kawasan sekitar Stasiun Hanshin Amagasaki, pembangunan stadion tim kedua Hanshin Tigers, serta kebijakan ramah keluarga kemungkinan turut memperbaiki citra kota dan mendorong minat pindah ke Amagasaki.

Kota ini juga dikenal memiliki akses transportasi yang baik ke Osaka.

Lebih dari Separuh Pendatang adalah Warga Asing

Dari total kelebihan pindah masuk 3.335 orang, sebanyak 1.784 orang atau lebih dari separuhnya merupakan warga negara asing (data sementara). 

Kewarganegaraan terbanyak berasal dari Vietnam, Nepal, dan Indonesia. WNI sekitar 300 orang saat ini di kota Amagasaki.

Sementara itu, meski jumlah pendatang dari rumah tangga satu atau dua orang meningkat signifikan, keluarga dengan anak justru lebih banyak yang pindah keluar. Pemerintah kota menyatakan akan bernegosiasi dengan pengembang properti agar lebih banyak membangun apartemen dan hunian yang cocok bagi keluarga.

Posisi di Tingkat Prefektur

Dalam perbandingan antarwilayah di Prefektur Hyogo pada 2025, Kota Itami mencatat pertambahan penduduk terbesar dengan kenaikan 647 orang, disusul Amagasaki di posisi kedua, dan Kota Akashi di posisi ketiga dengan kenaikan 252 orang.

Untuk kategori kelebihan pindah masuk, Kota Kobe menempati posisi pertama dengan 4.779 orang, sementara Amagasaki berada di peringkat kedua.

Kembalinya pertumbuhan penduduk ini menjadi sinyal positif bagi Amagasaki di tengah tantangan demografis Jepang, sekaligus menunjukkan peran penting warga asing dalam dinamika kependudukan perkotaan.

Amagasaki Luncurkan Subsidi Promosi Ketenagakerjaan Pekerja Asing untuk UKM, Maksimal 200.000 Yen

Sementara itu Pemerintah Kota Amagasaki mengumumkan perluasan program Subsidi Dukungan Promosi Ketenagakerjaan Sumber Daya Manusia Asing bagi usaha kecil dan menengah (UKM) yang beroperasi di wilayah kota tersebut.

Mulai Tahun Fiskal Reiwa 7 (2025), pemerintah kota tidak hanya mensubsidi program peningkatan kemampuan bahasa Jepang pekerja asing, tetapi juga memperluas cakupan subsidi untuk mendukung perolehan keterampilan dan kualifikasi kerja yang dibutuhkan dalam pekerjaan mereka.

Selain itu, jumlah maksimum subsidi dinaikkan menjadi 200.000 yen per usaha.

Baca juga: Muslim di Jepang Terhimpit Tradisi Kremasi, Pemakaman Tanah Masih Ditolak

Tujuan Program

Program ini bertujuan membantu perusahaan meningkatkan kemampuan komunikasi pekerja asing serta mendukung pengembangan kompetensi profesional mereka, sehingga dapat berkontribusi lebih optimal di tempat kerja.

Pemerintah kota menegaskan bahwa permohonan subsidi harus diajukan sebelum proyek atau kegiatan dilaksanakan. Proses persetujuan memerlukan waktu sekitar satu bulan sejak pengajuan. Penerimaan permohonan dilakukan berdasarkan prinsip “siapa cepat dia dapat” hingga anggaran habis.

Subsidi ini ditujukan bagi: UKM yang memiliki kantor utama di Kota Amagasaki dan kelompok perusahaan yang terdiri dari UKM dengan kantor pusat di kota tersebut.

Namun, perusahaan tidak boleh memiliki tunggakan pajak kota dan tidak termasuk dalam kategori yang diatur dalam Ordinansi Pengecualian Kelompok Kejahatan Terorganisir Kota Amagasaki. Selain itu, organisasi pendukung pendaftaran berdasarkan Undang-Undang Imigrasi tidak termasuk dalam penerima subsidi.

Proyek yang Dapat Disubsidi

Program yang memenuhi syarat antara lain: kursus bahasa Jepang untuk pekerja asing, penyediaan buku dan aplikasi pembelajaran bahasa Jepang, keikutsertaan dalam sekolah bahasa Jepang, ujian Kemahiran Bahasa Jepang (JLPT) dan ujian keterampilan.

Juga pelatihan sertifikasi teknis untuk peningkatan status kerja dan kursus kualifikasi seperti penanganan bahan berbahaya atau pelatihan pengoperasian derek

Subsidi mencakup hingga dua pertiga dari total biaya yang memenuhi syarat (tidak termasuk pajak konsumsi), dengan batas maksimum 200.000 yen per usaha dalam satu tahun fiskal.

Biaya yang dapat ditanggung meliputi honorarium pengajar, biaya perjalanan, biaya kursus, bahan ajar, biaya ujian, serta biaya penggunaan tempat pelatihan. Namun, biaya transfer, pengiriman, pembelian atau sewa perangkat, serta biaya komunikasi tidak termasuk dalam cakupan subsidi.

Dorongan Integrasi dan Daya Saing

Langkah ini mencerminkan upaya Kota Amagasaki dalam memperkuat integrasi tenaga kerja asing sekaligus mendukung daya saing UKM di tengah kekurangan tenaga kerja yang terus berlangsung di Jepang.

Pemerintah kota berharap program ini dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif serta mendorong peningkatan produktivitas melalui pengembangan sumber daya manusia asing yang berkelanjutan.

Diskusi  loker di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.